foto anggota Dewan Kota Kupang saat lapor Rudyanto Tonubessi ke Polres Kupang Kota

Dewan Kota Kupang Lapor Rudyanto Tonubessi Ke Polisi

foto anggota Dewan Kota Kupang saat lapor Rudyanto Tonubessi ke Polres Kupang Kota

foto anggota Dewan Kota Kupang saat lapor Rudyanto Tonubessi ke Polres Kupang Kota

ZONALINENEWS.COM – KUPANG, Merasa nama lembaga difitnah di Media Sosial (Medsos) Facebook (FB) 40 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kupang yang dipimpin oleh Wakil Ketua I Kris Baitanu datangi Polres Kupang Kota untuk buat Laporan Polisi (LP)  terhadap akun FB atas nama Rudyanto Tonubessi. “Iya benar kita sudah  buat LP dengan tuduhan pencemaran nama baik lembaga,” kata Kris Baitanu kepada wartawan di Polres Kupang Kota, Senin 5 Maret 2018 sekitar pukul 16.30 wita.

Menurutnya, Akun FB Rudyanto Tonubessi telah mencoreng nama Lembaga DPR dengan memposting tulisan di Medsos FB yang mengatakan hari ini Transmart diresmikan: ada  aroma tak sedap ketika DPRD Kota Kupang mempersoalkan “izin”. Ujung – ujungnya beberapa oknum Anggota DPRD melakukan “injak kaki” mengais “rejeki haram” 500 juta rupiah. Memalukan. “Berdasarkan postingan ini kita minta pihak kepolisian untuk megusut tuntas kasus ini agar bisa semuanya bisa lebih jelas,” ungkap Kris.

Ia mengatakan, postigan tersebut dilihat di Medsos FB pagi tadi ketika diinformasikan oleh beberapa anggota DPRD Kota Kupang. “Begitu kita liat postigan itu di FB langsung teman – teman Anggota DPRD Kota Kupang langsung skritsut postingannya untuk sebagai bukti laporan di kantor polisi, “jelas Kris.

Sementara itu Kapolres Kupang Kota AKBP Anthon CN mengatakan, pihaknya siap menindak lanjuti kasus tersebut. “Saat ini kita masih melakukan penyelidikan. Intinya  kita akan tidak lanjuti setiap laporan yang masuk,” katanya.

Ketika disingung soal postingan tersebut telah dihapus oleh pemilik itu ia mengatakan, bukan satu masalah bagi pihaknya untuk melakukan penyelidikan. “Biar aja dia hapus postingan  karena kita punya cara sendiri untuk lakukan penyelidikan,” papar Anthon.

Kasus tersebut bisa dikenakan Undang – Undang IT, namun saat ini pihaknya masih dalam taham mempelajari masalah yang dari para pelapor yang sebagai dirugikan. “Kita akan pelajari dulu apa maksut laporan itu untuk mencari ada unsur pidananya, ujar Anthon.

Ia menambahkan, ketika penyelidikakan terhadap pelapor sudah rampung pihaknya akan melakukan pangilan terhadap pemilik akun FB tersebut. “Ya semua ini harus dilakukan secara bertahap maka itu sementara ini kita masih pelajari dulu kasua ini. Namun, apa bila dalam tahap penyelidikan ini kedapatan ada unsur pidananya maka kita akan tidak lanjuti kasus ini sesuai prosedur yang ada,” jalsan Anthon.

Pemilik akun FB Rudyanto Tonubessi saat dikonfirmasi wartawan melalui telepon selulernya membenarkan postingan di Medsos tersebut. Bahkan dirinya tidak takut ketika dilaporkan ke polisi dengan tuduhan pencemaran nama baik lembaga DPR oleh DPRD Kota Kupang, “ Memang saya yang tulis postingan itu. Tetapi saya belum mau berikan  alasan kenapa sampai saya menulis seperti itu. Namun ketika saya diperiksa oleh pihak polisi baru saya buka,” katanya. (*hayer)