Damkar Kota Kupang Gelar Sosialisasi Pencegahan Kebakaran Sejak Usia Dini

foto Damkar Kota Kupang gelar sosialisasi pencegahan kebakaran sejak usia dini

foto Damkar Kota Kupang gelar sosialisasi pencegahan kebakaran sejak usia dini

ZONALINENEWS.COM – KUPANG, Dinas Pemadam Kebakarang (Damkar) Kota Kupang Gelar kegiatan sosialisasi pencegahan dan penanggulangan kebakaran sejak dini bersama siswa – siswi Taman Kanak – Kanak (TK) Siloam Kota Baru, Kota Kupang Nusa Tengara Timur (NTT) di Kantor Damkar Kota Kupang, Jumat 6 April 2018 sekitar pukul 8.30 wita.

Kepala Dinas Damkar Kota Kupang EV. Bailaen kepada wartawan di ruang kerjanya usai kegiatan tersebut mengatakan, kegiatan sosialisasi pencegahan dan penanggulangan kebakaran itu untuk usia dini sangat penting karena di usia yang masih dini daya tangkap ingatan anak – anak sangat bagus.

Menurutnya, materi sosialisasi yang diterapkan kepada anak – anak seluruhnya masih berkaitan dengan pelajaran yang di ajarkan di sekolah. “Jadi materi sosialisasi untuk anak – anak itu tidak sama seperti materi orang dewasa. Untuk anak – anak kita berikan pencerahan membuka ingatan mereka dan pelajaran dasar seperti memperkenalkan ke mereka air, tanah dan udara dan mengenal peralatan kebakaran yang sudah diajarkan di sekolah,” kata Bailaen.

Selain materi dasar anak – anak juga dibrikan masukan dari, lanjutnya bahayanya beberapa benda yang bisa menyebabkan kebakaran.  “Bahaya dari main korek api yang bisa menjadi penyebab kebakaran, dan jangan main kompor yang bisa menjadi penyebab kebakaran rumah. Mau keluar rumah anak harus ingatkan kepada orang tua agar kompor dimatikan, listrik juga dipadamkan ketika mau bepergian.semua kita jelaskan dengan baik kepada anak – anak agar anak – anak bisa lebih mudah menerima penjelasan kita,” ungkap Bailaen.

Dikatakan, kegiatan sosialisasi pencegahan dan penanggulangan kebakaran sejak dini untuk anak – anak TK adalah kegiatan rutin Damkar Kota Kupang yang bekerja sama dengan seluruh sekolah TK di Kota Kupang sebagai untuk pelajaran tambahan di sekolah. “Di tahun 2018 saja kita sudah melayani kurang lebih 20 sekolah TK di Kota Kupang untuk lakukan kegiatan seperti ini,” kata Bailaen. (*hayer)