Dapat Muntah Ikan Paus. Namun, Disita Nelayan NTT Batal Jadi Jutawan

foto muntah ikan paus

foto muntah ikan paus

ZONALINENEWS.COM – KUPANG, Seorang nelayan di Kupang Nusa Tenggara Timur (NTT) batal jadi jutawan. Pasalnya, Barang barang temuaannya itu berupa muntahan ikan paus seberat 13 kilo gram (kg), yang mengapung di perairan sekitar Pantai Sulamu Kupang yang meliliki nilai jual tinggi bisa mencapi ratusan juta rupiah itu hendak di kirim ke Bali melalui cargo di Bandara El – Tari Kupang, disita oleh petugas Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) NTT.

Muntahan ikan paus yang disita sementara  langsung dibawa ke Balai Gakkum KLHK wilayah Jawa, Bali dan Nusa Tenggara (Jabal Nusra) untuk dilakukan penyelidikan dan pengetesan di Laboraturium agar bisa dipastikan benda yang ditemukan nelayan mengapaung di laut itu merupakan muntahan ikan paus.

Kepala Balai Gakkum KLHK Jabal Nusra Benny Bastiawan di Kupang, Kamis 18 April 2018 mengatakan, benda yang ditrmukan seorang nelayan di Kupang itu diduga muntahan ikan paus. Namun, perlu dilakukan penelitian terlebih dahulu.

Menurutnya, alasan disitanya temuan nelayan itu mengacupada Undang – Undang (UU) Nomor 5 tahun 1990 tetantang konservasi sumber daya alam, yang mana bagian dan lainnya dari  satwa yang dilindungi tidak bisa dikuasai oleh seseorang.

Sementara itu nelayan pemilik muntahan ikan paus Marsel Lupung mengungkapkan, awal menemukan benda tersebut yang mengapung di Perairan Sulamu dikirakan pelampung. Namun, setelah diangkat keatas perahu benda tersebut seperti gumpalan lilin. Karena penasaran dengan benda itu, benda asing yang ditemukan kemudian dibawa ke rumah. “Sampai dirumah beberapa teman nelayan saya bilang benda yang saya temukan itu adalah muntahan ikan paus yang memiliki nilai jual yang tinggi,” katanya.

Ia juga merasa kecewa dengan penyitaan barang tersebut yang dilakukan oleh petugas BBKSDA.

“Sesuai UU benda itu bukan merupakan bagian dari ikan paus, namun itu hanya limbah ikan paus. Barang ini bisa disita sangat tidak masuk akal,” ujar Marsel. (*hayer)