Hari Kartini : Koalisi Perempuan Cabang Ngada Suarakan Penegakan Hukum

klZonalinenews, Ngada – Grafik Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak menjadi focus perhatian Koalisi Perempuan Indonesia Cabang Kabupaten Ngada. Pantauan media ini tanggal 21 April 2018 di Bajawa, bersama momen Hari Kartini Nasional, Koalisi Perempuan Indonesia Cabang Kabupaten Ngada menitip pesan khusus kepada mitra Aparatur Penegak Hukum agar terus meningkatkan focus penanganan masalah kekerasan terhadap perempuan dan anak yang cenderung meningkat di daerah.

Bertempat di Balai Desa Naru Kecamatan Bajawa, Koalisi Perempuan Indonesia Cabang Ngada menyelenggarakan temu diskusi memperingati Hari Kartini Nasional tahun ini. Kegiatan dibuka dengan Perayaan Misa, dilanjutkan rangkaian diskusi dan sambutan Peringatan Hari Kartini oleh Ketua Koalisi Perempuan Cabang Ngada, Ibu Cornelia Ene.

Disebutkan, berdasarkan data advokasi lokal, grafik dan potensi kekerasan terhadap perempuan dan anak cenderung meningkat, karenaitu dibutuhkan sejumlah upaya dan langkah edukasi demi membangun kesadaran kolektif yang lebih menyebar dan dipahami. Koalisi Perempuan Indonesia Cabang Ngada juga meminta Aparatur Penegak Hukum bertindak tegas terhadap setiap kasus-kasus kekerasan yang mengorbankan perempuan dan anak yang terjadi di daerah.

“Kami minta pihak Kepolisian, Kejaksaan dan Pengadilan terus meningkatkan ketegasan penanganan kasus-kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak. Saya ambil tiga contoh kasus TKP So’a seorang Ibu Rumah Tangga dibantai oleh suaminya lalu digantung. Berikutnya, TKP So’a juga, perbuatan begal terhadap seorang Ibu Pendamping Desa, terjadinya di Jalan Bandara antara So’a – Bajawa. Selanjutnya anak usia 13 Tahun diperkosa oleh lima lelaki, TKP So’a”, ungkap Sekretaris Koalisi Perempuan Indonesia Cabang Ngada, Ibu Sumiaty Botha.

Mereka berharap kinerja penindakan dari pihak Penegak Hukum tidak memberi ruang kepada pelaku agar demi memberi efek jera aspek penegakan hukum. (*wrn)