foto Wakil Wali Kota Kupang Hermanus Man didamping oleh Kadis Kesehatan Kota Kupang Ari Wijana pada kegiatan  Ketuk Pintu TBC di Kel Manutapen

Hermanus Man : Mimpi Pemkot Kupang Hapus TBC Di Kota Kupang

foto Wakil Wali Kota Kupang Hermanus Man didamping oleh Kadis Kesehatan Kota Kupang Ari Wijana pada kegiatan Ketuk Pintu TBC di Kel Manutapen

foto Wakil Wali Kota Kupang Hermanus Man didamping oleh Kadis Kesehatan Kota Kupang Ari Wijana pada kegiatan Ketuk Pintu TBC di Kel Manutapen

 

ZONALINENEWS.COM – KUPANG, Program gerakan ‘Ketuk Pintu’ ini sudah terbukti di daerah lain, sehingga Kementerian Kesehatan di tahun 2020 memiliki mimpi untuk menghapuskan TBC dari Indonesia. “Saya minta Warga Peduli AIDS (WPA) untuk terlibat membantu menemukan penderita TBC,” kata Wakil Wali Kota Kupang Hermanus Man dalam sambutannya pada kegiatan Ketuk Pintu TBC’ dan Launching Puskesmas Manutapen peduli TBC di Kelurahan Manurapen, Kecamatan Alak Kota Kupang, Selasa 10 April 2018.

Menurutnya, Penyakit Tuberculosis (TBC) merupakan penyakit berbahaya karena dapat menular dan mendatangkan kematian. Karena itu, Pemerintah Kota Kupang mengajak warganya yang menderita penyakit ini untuk segera berobat. “Bahayanya TBC disamping membuat orang menderita dan mati, penyakit TBC juga adalah salah penyakit yang mudah menular kepada orang lain. Maka itu penyakit ini harus temukan dan diobati,” ungkap Hermanus.

Ia mengatakan, mimpi Pemerintah Kota adalah menghapus TBC di Kota Kupang walaupun penyakit ini bisa membuat seseorang menderita cukup lama. “Walaupun cukup lama dan bisa menimbulkan kematian tapi tentunya perlu ada tindakan pengobatan. Karena jika diobati dengan teratur pasti bisa sembuh sesuai,” jelas Hermanus.

Selain mengharapkan bantuan dari WPA, Wakil Wali Kota Kupang dua periode ini juga berharap melalui program ini petugas Puskesmas yang dapat bekerja profesional. Selain itu, para Lurah dan Camat juga harus dapat mensukseskan program ini.

Melalui program ‘Ketuk Pintu’ ini, tambah Hermanus, peran tokoh masyarakat dan keluarga juga sangat dibutuhkan untuk ikut membantu memantau dan mengawasi penderita agar tidak berhenti minum obat setiap hari. “Dalam obat tersebut sudah terkombinasi untuk bunuh kuman, dan kuman tidak berkembang biak. Jadi obatnya harus diminum tiap hari,” kata Herman Man lagi.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Kota Kupang, Ari Wijana mengatakan penanggulangan penyakit TBC yang dilakukan saat ini yakni melalui program gerakan ‘Ketuk Pintu’ atau temukan orang sakit untuk disembuhkan. “Gerakan ketuk pintu saat ini sementara dilakukan di 11 Puskesmas yang ada di Kota ini. Oleh karena saya mengajak semua masyarakat untuk kita cegah TBC,” kata Ari Wijana. (*hayer)