sidang bersama dprd ngada

Kampus Terancam Tutup, Dosen Undana Bajawa Tagih Janji Pemda

sidang bersama dprd ngada

sidang bersama dprd ngada

Zonalinenews, Ngada – Tujuh Belas Orang Dosen Undana II Bajawa Kabupaten Ngada Flores mendatangi Lembaga DPRD Kabupaten Ngada, tanggal 23 April 2018 menyampaikan aspirasi dan tuntutan mereka kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Ngada melalui Lembaga Dewan Perwakilan Rakyat Daerah terkait keberlanjutan nasib Kampus Undana II Bajawa-Flores.

Pasalnya, dengan Status Akreditasi B Undana Kupang saat ini, secara regulasi tidak mengizinkan Undana II Bajawa beroperasi, terkecuali dipayungi Universitas Induk yang memiliki Status Akreditasi A. Kehadiran belasan Dosen Undana II Bajawa diterima oleh Gabungan Komisi dan Pimpinan DPRD Kabupaten Ngada, Helmut Waso, Selly Raga, Dorothea Dhone dan tujuh Anggota Dewan lainnya.

Pantauan Media ini di Ruang Sidang Paripurna DPRD Ngada, Tanggal 23 April 2018, salah satu Dosen Undana II Bajawa, Robertus Gara, S.Sos sempat mengeluarkan emosi ditengah diskusi pengajuan pendapat bersama para Wakil Rakyat.

Dia mempertanyakan janji-janji Pemerintah Daerah Kabupaten Ngada terhadap nasib Undana II Bajawa.

“Kami ini baru pulang study S2 yang dibiayai oleh Pemda Ngada. Status kami adalah asset daerah dan tidak boleh bekerja di luar karena kami dibiayai Pemda Ngada. Namun hari ini ironis, Undana II mau ditutup. Kami minta jangan hanya bisa melepas janji-janji politik tetapi tidak bertanggungjawab ketika menemui problem seperti ini. Jadi, kami mendesak DPRD Ngada bersama Pemda Ngada bersama-sama menemukan solusi atas perasalahan ini”, tegas Robertus Gara, S.Sos.

Atas interupsi ini, Wakil Ketua II DPRD Ngada, Selly Raga meminta jalannya diskusi harus lebih persuasif demi menemukan solusi terbaik dari persoalan yang dihadapi. Dikatakan Selly Raga, DPRD Ngada bersikap berpihak membela aspirasi setiap elemen demokrasi termasuk elemen kampus, tanpa kecuali. Sementaraitu, Wakil Ketua I DPRD Ngada, Dorothea Dhone, menyampaikan sikap DPRD Ngada terhadap aspirasi Undana II Bajawa, Lemabaga Dewan menjunjung tinggi komitmen pembangunan sektor pendidikan di Kabupaten Ngada.

Ancaman tertutupnya Kampus II Undana Bajawa menjadi salah satu tugas berat saat ini sebab Undana II Bajawa tengah berada dipersimpangan jalan. DPRD Ngada, lanjut dia, segera memanggil Pemerintah untuk mengurai dan mencari solusi terbaik atas problematika ini.

Terhadap aspirasi Undana II Bajawa, Ketua DPRD Ngada, Helmut Waso memastikan Lebaga DPRD Ngada akan segera memanggil Pemerintah untuk dibahas dan diuraikan bersama. Dalam pernyataannya, Helmut Waso meminta kesabaran bersama dalam menghadapi kondisi seperti ini. (*wrn)