Memperingati HUT Ke-22 Pemkot Kupang Gelar Perlombaan Tarian Daerah NTT

foto : tarian kebalai dari kabupaten Rote Ndao NTT

foto : tarian kebalai dari kabupaten Rote Ndao NTT

ZONALINENEWS.COM – KUPANG, Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Kupang ke-22 tahun 2018. Pemerintah kota (Pemkot) Kupang gelar kegiatan Lomba Tarian Daerah Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu 18 April 2018.

Ketua Panitia penyelenggara peringatan HUT Kota Asisten I Yos Rera Beka dalam laporan panitia yang dibacakan oleh Kepala Bagian Keswjahteraan Rakyat Setda Kota Kupang Ritha E. H. W. Lay mengatakan, Berdasarkan surat keputusan Wali Kota Kupang nomor : 874/.KEP/HK/2018 tentang pembentukan panitia penyelenggara peringatan HUT Kota Kupang ke 22 “Kegiatan ini bertujuan untuk mengisi momentum peringatan HUT Kota Kupang ke 22, dengan kegiatan – kegiatan untuk meningkatkan semangat partisipasi dan menjalani hubungan kerjasama maayarakat dengan Pemkot Kupang dalam rangka pelayanan publik dalam melaksanakan tugas dan tanggungjawab sebagai aparatur,” katanya.

Kegiatan ini juga, lanju Ritha untuk membina mempererat serta memperkokoh hubungan antara pegawai dan intansi vertikal lainya yang ada pada lingkungan Pemkot Kupang. Sebagai wujud kepedulian pemerintah dan masyarakat dalam melwstarikan kesenian budaya daerah NTT.

Sementara itu sambutan Wali Kota Kupang yang dibacakan oleh PLT Asisten II Thom Ga mengungkapkan, even perlombaan tarian yang dilaksanakan hari ini merupakan salah satu rangkaian memperingati dan memeriahkan HUT Kota Kupang ke 22. “Perlombaan tarian khas daerah ini merupakan jenis tarian yang terbentuk nilai dan budaya dari berbagai etnia budaya tradisional yang kemudian diberikan sentuhan inovasi dan kreatifitas peserta pada gerakan tarinya yang mencerminkan nilai – nilai luhur budaya, ” katanya.

Menurutnya, melalui perlombaan ini, selain membangun silahturahmi dan interaksi sosial antara pegawai se-Kota kupang, “Kegiatan ini juga terus menumbuh kembangkan dan melestarikan serta meningkatkan kecintaan terhadap seni budaya daerah Kota Kupang di twngah kemajuan teknologi dan pengaruh budaya asing yang berkembang dengan seaat saat ini,” ungkap Thom.

Dikatakan, hal terpenting digelarnya pwrlombaan iniadalah upaya dalam melestarikan dan mengenalkan kepada generasi muda dan masyarakat akan seni tari daerah yang dimiliki Provinsi NTT ini. “Dalam kesempatan berbahagia ini perlu pula saya ingatkan bahwa perlombaan apapun merupakan ajang kompetisi atau persaigan karena itu setiap peserta perlu untuk menampilkan karya terbaik guna dinilai oleh dewan juri. Semoga dengan kreasi dan tampilan yang kreatif ini tim saudara dan tampilan mempwroleh hasil yang memuaskan. Dan untuk itu saya meminta agar semua pihak yang terlibat dapat mengendalikan diri selama perlombaan berlangaung dengan menjunjung tinggi nilai sportifitas diantara kita. Dengan harapan perlombaan ini dapat semakin mengembangkan seni budaya Kota Kupang,” pinta Thom. (*hayer)