Proyek Hotmix Di Flotim Dikerjakan PT. Bumi Indah Diduga Asal Jadi

foto ruas jalan Koli - Mangaaleng Adonara Kabupaten Flotim

foto ruas jalan Koli – Mangaaleng Adonara Kabupaten Flotim

ZONALINENEWS.COM – KUPANG, Diduga proyek pekerjan jalan hotmix di ruas jalan Koli – Mangaaleng dan Botung – Waiwerang di Adonara, Kabupaten Flores Timur (Flotim) Nusa Tenggara Timur (NTT) yang dikarejakan PT. Bumi Indah asal jadi. Pasalnya kondisi jalan yang baru dikerjakan oleh PT. Bumi Indah itu di tahun 2017 kemarin kini telah rusak.

Pantauan zonalinenews.com kodisi jalan retak bebeberapa titik belum dilakukan perbaikan hanya dilakukan katingan aspal sehingga bisa menjadi penyebab kecelakaan lalu lintas di ruas jalan tersebut.

Kondisi jalan hotmix di lokasi pertigaan kelubagolit menuju ke arah lambunga

Kondisi jalan hotmix di lokasi pertigaan kelubagolit menuju ke arah lambunga

Kepala Dinas PU Kabupaten Flotim, Jhon Fernandez ketika ditemui zonalinenews.com pada 6 Februari 2018 lalu, terkait kondisi jalan yang rusak tersebut, ia mengatakan pekerjaan jalan yang di kerjakan PT. Bumi Indah itu bersumber dari Dana APBN dan APBD I dengan nilai proyek sebesar 1,4 Milyar rupiah ini jatuh tempo pada tanggal 18 Februari 2018. Menurutnya, pelaksanaan pekerjaan itu diperpanjang 50 hari ke depan. “Apabila tidak selesai PT Bumi Indah siap membayar kembali kerugian dan denda kepada pemerintah,” kata Jhon.

Salah satu kondisi jalan hotmix di mangaaleng

Salah satu kondisi jalan hotmix di mangaaleng

Sementara itu salah satu warga penguna jalan Sugi ketika diwawancarai zonalinenews 10 April 2018 mengungkapkan, sebagai masyarakat kecil pihaknya hanya bisa menikmati jalan saja, namun proses pekerjaan seperti apa dirinya tidak memahami. “Jalan ini memang benar dikerjakan oleh PT. Bumi Indah,” ungkapnya.

Pekerjaan yang dikerjakan PT. Bumi Indah ini, lanjutnya diduga kurang padat disaat penggilasan sehingga kondisi jalan yang baru selesai dikerjakan saat ini mulai timbul pori-pori dan aspal hotmixnya mulai terbongkar.

Sementara itu salah satu Staf PT. Bumi Indah Stef Ola yang di konfirmasi wartawan melalui telepon selulernya, Jumat 13 April 2018 mengatakan, pekerjaan tersebut memiliki dua tahun masa pemeliharaan. “Jadi begitu ada yang rusak kita perbaiki. (*Tim zonalinenews/rita)