H. Sukarto Sutami ( Owner CV.Nasional Putra)

CV NASIONAL PUTRA UTAMAKAN KUALITAS PRODUK

H. Sukarto Sutami ( Owner CV.Nasional Putra)

H. Sukarto Sutami ( Owner CV.Nasional Putra)

Zonalinenews, Kupang – Berangkat dari usaha orang tua sebagai seorang Kontraktor dengan mendirikan CV.Nasional yang terkenal pada zamannya sekitar tahun delapan puluan dalam pengerjaan proyek – proyek di NTT, namun seiring perjalanan waktu sebagai penerus akhirnya CV.Nasional berganti nama menjadi  CV. Nasional Putra yang lebih mengarah pada bidang perdagangan atau bisnis.

CV. Nasional Putra yang berlokasi tepatnya di jalan Koperasi No.3 Kelurahan Oesapa, Kecamatan Kelapa Lima Kota Kupang hadir dengan menawarkan aneka jenis usaha diantaranya usaha bahan bangunan, bengkel las, properti, batako, lubang angin dan kuliner.

Demikian yang disampaikan Owner CV. Nasional Putra, H.Sukarto Sutami, kepada zonalinenews, Kamis 24 Mei 2018, pukul 9.30 wita,ketika ditemui ditempat usahanya.

“CV.Nasional Putra tetap eksis hingga sekarang karena saya  belajar dari pengalaman, dan pengalaman adalah guru yang terbaik,karena untuk hidup tidak boleh hanya berharap pada satu sumber usaha saja, namun harus banyak sumber dan walaupun banyak usaha tapi kualitas produk harus diutamakan”,ujar Sutami.

Lanjutnya, tentunya banyak usaha dari  CV.Nasional Putra tetap eksis hingga sekarang karena memang  segi kualitas selalu diutamakan , jadi pelanggan selalu merasa puas dengan produk yang ditawarkan.

“Misalnya kalau Batako ditempat lain biasanya satu sak semen sampai 90 buah tapi kalau di CV.Nasional  Putra satu sak semen itu hanya 70 batako saja, jadi memang segi kualitasnya dijaga kemudian untuk kuliner Bakso Jatim Cita rasa kualitasnya juga selalu dijaga”,terangnya.

Untuk bengkel las, lanjut Sukarto, disini kita juga terima pengerjaan pagar, teralis dan pintu harmonika tapi untuk bengkel las yang paling laris manis adalah pintu harmonika. “ untuk pintu harmonica saya bekerja sama dengan pengusaha di Surabaya jadi jika ada yang pesan kita langsung pasang,” ujarnya.

Sedangkan untuk properti, bisnis ini  masih dalam skala kecil yakni dengan mendirikan beberapa unit ruko di daerah Liliba dan hingga saat ini usaha ini berjalan lancar dan tinggal 2 unit ruko saja yang belum terjual.

Dan, saya berharap sekiranya perekonomian nasional segera membaik sehingga daya beli masyarakat kembali normal kembali.  Tutupnya (*Agust Kefi)