foto anggota DPRD Kota Kupang Herry Kadja saat di Rutan kupang

Kasus Judi Anggota DPRD Kota Kupang Herry Kadja Dilimpahkan Ke Jaksa

foto anggota DPRD Kota Kupang Herry Kadja saat di Rutan kupang

foto anggota DPRD Kota Kupang Herry Kadja saat di Rutan kupang

ZONALINENEWS.COM – KUPANG, Berkas Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kupang Herry Kadja Dahi Cs yang terlibat kasus perjudian yang ditangani Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) beberapa waktu lalu dinyatakan lengkap. Tim penyidik Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda NTT melimpahkan tersangka Ketua DPC Partai Demokrat Cs dan barang bukti ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Kota Kupang. Pelimpahan tahap kedua itu dilakukan penyidik pada Kamis 24 Mei 2018, sekira pukul 11.40 wita.
Kasi Tipidum Kejari Kota Kupang Henderina Malo mengungkapkan, Kejati NTT melimpahkan perkara tersebut ke pihaknya, karena lokus dilekti perkara tersebut berada dalam wilayah hukum Kejari Kota Kupang. “Penyidik sudah pelimpahan tahap kedua. Tersangka ditahan di Rutan. JPU segera rampungkan surat dakwaan dan limpahkan perkara ke Pengadilan untuk disidangkan,” kata Henderina.

Mantan Kasi Eksekusi dan Eksaminasi Bidang Tipudsus Kejati NTT itu melanjutkan, pihaknya siap meyakinkan majelis hakim di persidangan bahwa para tersangka benar-benar terbukti bersalah.

Terpisah, Kabid Humas Polda NTT Kombes Pol Jules Abast yang dikonfirmasi, membenarkan pelimpahan tahap kedua perkara dugaan perjudian kartu remi tersebut.

Menurut Jules, sejak Senin (14/5), penyidik telah menyelesaikan berkas perkara tersebut sesuai Laporan Polisi Nomor: LP/A/190/V/2018/SPKT tanggal 1 Mei 2018 tentang Tindak Pidana Perjudian Kartu Remi (FAK) yang diduga melanggar Pasal 303 ayat (1) ke-1 dan ke-2 KUHP subsider Pasal 303 Bis Ayat (1) ke-1 dan ke-2 KUHP.
Jules melanjutkan, berdasarkan surat Kajati NTT Nomor: B–1050/P.3.4/Ep.2/05/2018 tanggal 14 Mei 2018 yang ditujukan kepada Kapolda NTT, menyatakan bahwa hasil penyidikan perkara pidana tersangka Herry Kadja Cs yang disangka melanggar Pasal 303 ayat (1) ke 1 KUHP subsider Pasal 303 Bis Ayat 1 ke 1 KUHP sudah lengkap, dan barang bukti yang telah disita berupa uang sejumlah Rp 2.310.000 dan 112 lembar kartu remi merek “Ego Playing Card”. “Jadi sudah pelimpahan tahap kedua ke jaksa penuntut umum,” kata Jules.

Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda NTT AKBP Josua Tampubolon yang dikonfirmasi, juga membenarkan pelimpahan tahap kedua tersebut. “Pelimpahan tahap kedua setelah berkas para tersangka kasus perjudian ini sudah P-21,” kata Josua.

Untuk merampungkan penyidikan perkara tersebut, tim penyidik Subdit Jatanras bekerja sangat cepat tanpa kendala berarti. Pasalnya, setelah berkas perkara dilimpah dan diteliti kejaksaan, langsung ditetapkan P-21.

Menurut Josua, penyidikan rampung setelah dilakukan serangkaian pemeriksaan secara intensif terhadap para saksi dan tersangka.

Pelimpahan berkas perkara untuk tahap pertama tersebut dilakukan setelah penyidik mengirimkan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) ke Kejati NTT. (*hayer)