foto pelaku teror bom Polda NTT dan Makodim Kupang saat diamankan di polres kupang kota

Polres Kupang Kota Kembali Ciduk Pelaku Teror Bom Di Polda NTT Dan Makorem Kupang

foto pelaku teror bom Polda NTT dan Makodim Kupang saat diamankan di polres kupang kota

foto pelaku teror bom Polda NTT dan Makodim Kupang saat diamankan di polres kupang kota

ZONALINENEWS.COM – KUPANG, Polres Kupang Kota kembali ciduk pelaku teror bom di Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Markas Komando Resort Militer 161/ Wira Sakti Kupang melalui postingan di akun media sosial facebook (FB).

Diketahui akun fecebook tersebut mengunakan nama Sogas Da Silva (17) tahun yang telah memosting tulisan akan meledakan bom di Mapolda NTT dan Korem/161 Wira Sakti Kupang beberapa waktu lalu.

Wakapolres Kupang Kota, Kompol Jacky Umbu Kaledi mengungkapkan, pelaku berinisial DS membuat status ancaman bom tersebut menggunakan akun milik temannya, dan menurut pengakuan pelaku, status tersebut dibuat hanya untuk iseng-iseng belaka.

Menurutnya, Hanphone ditinggal oleh saksi DS dan MH, kemudian kembali lagi kedua saksi untuk meminta handphone yang digunakan online oleh saksi AYD. Saksi DS membawa handphone milik saksi MH ini, pada saat diperjalanan melihat bahwa, akun facebook milik saksi AYD masih aktif atau masih login sehingga timbul niat iseng saksi DS yang sedang membawa handphone untuk menaikan status teror bom menggunakan akun dari saksi AYD. “Karena membuat heboh serta menganggu keamanan dan ketertiban masyarakat, Polres Kupang Kota langsung bergerak cepat, menangkap dan menahan pelaku DS di Kelurahan Tuak Daun Merah, Kota Kupang. Pelaku dijerat dengan Undang-undang ITE, dengan ancaman 7 tahun penjara, dan denda 1 Miliar Rupiah” kata Jacky kepada wartawan di Polres Kupang Kota, Senin 21 Mei 2018.

Dalam hal kasus ini, lanjutnya yang dikenakan tersangka adalah saksi DS karena menggunakan akun dari orang lain, untuk menaikan status teror dimaksud. “Jadi kita minta agar Masyarakat Kota Kupang dan sekitarnya bisa lebih bijak menggunakan media sosial serta tidak terprovokasi setiap postingan, yang mengadu domba maupun hoaks agar keamanan dan ketertiban selalu terjaga” ungkap Mantan Waka Polres Mangarai Barat itu. (*hayer)