foto : Kepala Seksi Pembangunan dan Preservasi Jalan, Ferdi Kanalou BPJN X Kupang

Perekrutan Honorer Di BPJN X Kupang Ada Indikasi Nepotisme

20180521_134307-02ZONALINENEWS.COM – OELAMASI, Perekrutan tenaga honorer di Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) X Kupang diduga ada indikasi  nepotisme. Pasalnya, tenaga honorer yang direkrut merupakan orang dekat maupun keluarga pejabat di BPJN X Kupang.
Dalam surat keputusan (SK) Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional X Kupang nomor: 127/KPTS/BPJN-X/2018 tentang Pengangkatan Pegawai Non PNS di Lingkungan BPJN X Kupang tahun anggaran 2018, yang ditandatangani Kepala BPJN X Kupang, Hadrianus Bambang NW tertanggal 22 Januari 2018, tercatat sebanyak 328 orang, yang tersebar di semua Satker dan PPK.

Kepala BPJN X Kupang, Hadrianus Bambang NW yang dikonfirmasi wartawan, Senin (21/5) lalu di ruang kerjanya menjelaskan, untuk perekrutan pegawai sudah ada jatah dari pusat dan jumlahnya didasari dari penganggaran BPJN X Kupang. “Perekrutan sudah dilakukan sejak awal tahun berdirinya balai. Itu sudah kita lakukan,” kata Bambang yang didampingi KTU, Anwar Djaha, Kasatker 1, Nicolaus Botha dan Kepala Seksi Pembangunan dan Preservasi Jalan, Ferdi Kanalou.

Sementara, Kepala Seksi Pembangunan dan Preservasi Jalan, Ferdi Kanalou yang ditugaskan Kepala BPJN X Kupang untuk merekrut tenaga honorer mengaku, ada beberapa tenaga honorer yang merupakan keluarga dari beberapa pejabat. Namun, tenaga honorer itu mempunyai keahlian di bidangnya masing-masing untuk mendukung balai. “Saya dikasih tugas oleh pak kepala balai untuk merekrut teman-teman yang mendukung balai. Karena balai ini adalah balai baru. Kriteria kita jelas, sarjana teknik dan IT. Apa memang tidak boleh kalau memang ada anak kita. Kalau SMA di laboratorium,” ungkapnya.

Perekrutan itu telah dilaporkan ke kepala balai dan telah dibuatkan SK. “Artinya, yang saya rekrut seizin pak kepala balai waktu itu. Saya lapor beliau ada dua kesarjanaan yang kita butuh, IT dan teknik sipil. Laboratorium memang kita rekrut. Itu anak-anak SMA, SMK, sarjana muda dan sarjana. Di lab itu diberlakukan umum. Tidak mungkin kita umumkan di koran waktu itu. Karena mana yang ada kita masukin mereka,” ungkapnya.

Ditanya mengenai adanya unsur nepotisme dalam perekrutan tenaga honorer, Ferdi mempersilakan bertanya ke KTU BPJN X Kupang, Anwar Djaha. “Kalau yang di luar ini bisa tanya pak Anwar. Karena kebijakan pak kepala balai seperti itu,” ujarnya.

Ferdi mengaku, dalam perekrutan itu ada tenaga honorer yang masih ada hubungan keluarga dengan pejabat di BPJN X Kupang. “Ada honorer yang masih ada hubungan family. Kalau keluarga, saya rasa ada satu dua. Kalau saya rekrut keluarganya pak Nico, keluarganya pak Anwar. Tapi kalau keluarga kita langsung direkrut saya, tidak. Tapi kalau mau dipikir, NTT ini besarnya berapa? Karena paling tidak pak Anwar sarjana teknik, anaknya pasti kuliahnya teknik. Masa pak Anwar sarjana teknik anaknya tidak boleh kerja di PU? Kan tidak mungkin juga. Yang salahnya kalau dia sarjana sosial dan sarjana yang tidak kompeten disini pak Anwar punya anak, pak Nico punya anak dan saya punya akan dipaksa masuk disini,” bebernya.

Dikatakan, perekrutan honorer yang masih ada hubungan keluarga dengan pejabat di BPJN memenuhi kriteria yang dibutuhkan. “Kalau bilang kita ada unsur kedekatan, siapa sih yang tidak mau bekerja dengan orang yang dekat. Tetapi harus memenuhi dulu kriteria itu. SOP-nya jelas. Masa kita bekerja kita pilih orang yang kita tidak kenal. Setahu saya yang kita rekrut itu ada dua kesarjanaan yaitu sarjana teknik dan S.Kom. Tidak ada sarjana sosial,” jelasnya.
Ferdi mengaku, merekrut anak dari KTU, Anwar Djaha sebelum Anwar Djaha menjabat sebagai KTU BPJN X Kupang. “Anaknya pak Anwar saya rekrut sebelum beliau jadi KTU. Itu S2 Teknik Sipil. Apa salah kalau saya rekrut pak Anwar punya anak? Itu saya yang rekrut bukan pak Anwar yang rekrut. Saya rekrut dari tahun lalu. Masa kita tidak punya hak lagi untuk mempekerjakan keluarga disini kalau memang punya kualifikasi yang kita minta,” kata Ferdi.

Sementara itu data yang dihimpun media, ini Nama-nama Tenaga Honorer yang Merupakan Keluarga Pejabat BPJN X Kupang.

GL Rihi Nawa SMA Pengadministrasi umum BPJN X, Herman T Ndun SMA Pengadministrasi umum BPJN X, Erni Martha Susanti SMA-IPS Pengadministrasi umum Satker PJN Wilayah 1 Prov NTT, Kristianto Djawe SMA-IPA Pengadministrasi umum PPK 3.2 (Oesapa-Batas Kota SoE), Devi Edison Rihi Nawa SMK-Survei Pengadministrasi teknik PPK 3.3 (SoE-Batas Kota Kefamenanu), Windy Lolita Taunu SMA-Bisnis management Pengadministrasi umum PPK 3.3 (SoE-Batas Kota Kefamenanu), Naluritha Thay Ndun SMA-IPS Pengadministrasi umum PPK 3.4 (P Rote-P Sabu), Yohanes Rihi Nawa SMK-Bangunan gedung Pengadministrasi teknik PPK 3.4 (P Rote-P Sabu) dan Randy Rihi Nawa S1-teknik sipil Pelaksana teknik PPK 4.5 (Pembangunan jalan perbatasan NTT). (*hayer)