foto : Polres Kupang Kota Gelar Kasus Pelaku Pencurian Palembang

Beraksi Di Kupang, Jaringan Sindikat Perampok Palembang Ditangkap Polisi

foto : Polres Kupang Kota Gelar Kasus Pelaku Pencurian Palembang

foto : Polres Kupang Kota Gelar Kasus Pelaku Pencuri asal Palembang

ZONALINENEWS.COM – KUPANG, Polres Kupang Kota berhasil tangkap dua orang  pelaku tersangka diduga jaringan sindikat peramok asal Palembambang yang kerap meresahkan warga Kota Kupang . Diketahui dua tersangka tersebut yang berasal dari daerah palembang itu bernama Muhammad Yusuf Ritonga (MR 29) yang masih berstatus sebagai mahasiswa di salah satu perguruan tinggi swasta di Palembang dan Candra (C 30) pekerjaan wiraswasta

Kasat Reskrim Polres Kupang Kota, Iptu Bobby Boy Nafi Mooy melalui KBO Reskrim Polres Kupang Kota, Ipda I Wayan Pase mengungkapkan, kedua tersangka tersebut ditangka pada, Senin 1 Oktober 2018 usai melakukan aksi mereka di Rt 011/Rw 004 Kelurahan Fatufeto, Kecamatan Alak Kota Kupang dengan korban Frans Ndun. Menurutnya, pada hari Senin 1 Oktober 2018, sekitar pukul 12.00 wita korban yang datang ke Bank BRI Cabang Kupang dengan tujuan menarik uang. Selanjutnya korban keluar dari Bank BRI tersebut dengan menyimpan uang yang baru diambil korban dari Bank itu dengan nominal Rp. 70 juta di dalam jok motor lalu korban pergi ke gedung Nasdem. “Ketika korban sampai di gedung Nasdem korban langsung parkir motor di parkiran gedung Nasdem. Sedangkan para tersangka yang sudah membututi korban dari Bank berhenti di tepi jalan dekat dengan gedung Nasdem. Dan Salah satu tersangka mengambil kunci T di jok motor yang mereka, kemudian menuju ke parkiran gedung Nasdem, sedangkan satu pelaku lainnya tetap menunggu diatas motor dengan kondisi motor tetap hidup. Melihat situasi yang tidak memungkinkan karena ada banyak orang di parkiran tersaka tidak berani mendekati motor korban. Namun, sekitar 10 menit kemudian korban keluar dari gedung Nasdem dan pergi menuju ke arah rumah korban yang beraqlamat di Kelurahan Fatufeto dan para tersangka masih membututi korban hingga korban parkir motor di halaman rumah korban,” kata Wayan kepada wartawan saat kegiatan gelar kasus pencurian tersebut di Polres Kupang Kota 8 oktober 2018, sekitar pukul 15.30 wita.

Melihat kesempatan tersebut ada peluang karena korban telah masuk rumah, lanjut Wayan salah satu tersangka C langsung turun dan berjalan menuju ke motor korban, dan satu tersangkan MR menunggu di atas motor dengan kondisi motor hidup dan tersangka c langsung mencungkil jok motor korban dengan mengunakan kunci T dan mengambil uang ada di tas hitam didalam jok motor. ”Korba yang sementara makan di rumah korban yang tak jauh dari tempat parkir motor korrban melihat kejadian tersebut langsung korbang berterteriak minta pertolongan tetapi kedua pelaku langsung kabur,” ungkapnya.

Dikatakan, korban bersama warga setempat yang mengejar tersangka sambil berteriak pencuri  – pencuri, manun para tersangka sudah terlanjur lari jauh. “ Jadi korban ini langsung ambil motor dan mengikutui arah pergi pelaku. Sampainya korban di jalan leter S Kelurahan Namosain, korban melihat ada dua orang kecelakaan motor dan korban langsung menolong dua orang ini dibawa ke bengkel motor. Namun kecurigaan korban dua orang ini adalah pelaku pencurian itu karena ditanda korban dari warna baju yang digunakan pelaku sehingga korbann blangsung meminta tolong kepada anggota polisi dari KP3 Laut Tenau yang saat itu sedang melintasi jalan tersbut. Dan ketika digeleda dalam jok motor dua orang tersebut benar ada tas hitam yang berisi uang senilai Rp. 70 juta sehingga benar dua korban kecelakaan itu adalah pelakuk. Dan anggota KP3 Laut itu langsung menghubungi anggota dari Polsek Alak untuk bmengamankan kedua pelaku tersebut,” jelas Wayan.

Ia mengatakan kedua pelakuk tersebut yang berasal dari Palembang itu baru satu minggu di Kupang dan tinggal di Kos – kosan di Kelurahan Kelapa Lima. “Modus kedua tersangka ini mengitai lalu membuntuti nasabah bang yang usai melakukan penarikan uang di Bank yang ada di Kota kupang,” ujar Wayan.

Ia menambahkan, dari kasus tersebut polisi berhasil menyiata barang bukti dari kedua tersangka berupa baju yang digunkan pelaku saat aksi, satu tas hita, du unit motor korban dan pelaku, satu buah kunci T dan  uang tunai milik korban senilai Rp. 70 juta. “Para pelaku dikenakan tindak pidana pencurian dengan Pasal 363 Ayat (1) Ke 4 dan Subs Pasal 362 Jo Pasal 55 Ayat (1) Ke 1 KUHP,” papar Wayan. (*hayer)