foto : Caleg DPRD Preovonsi NTT dari Partai Garuda, Indriawati Iswantin,  nomor urut 2, Dapil 1 Kota Kupang

Cacat Fisik Bukan Penghalang Indriawati Iswatin Untuk Memperjuangkan Aspirasi Kaum Perempuan

foto : Caleg DPRD Preovonsi NTT dari Partai Garuda, Indriawati Iswantin, nomor urut 2, Dapil 1 Kota Kupang

foto : Caleg DPRD Provonsi NTT dari Partai Garuda, Indriawati Iswantin, nomor urut 2, Dapil 1 Kota Kupang

ZONALINENEWS.COM – KUPANG, Bagi Indriawati Iswantin memiliki fisik tubuh yang tidak sempurnah bukan sebagai penghalang dirinya untuk meraih cita – cita dalam dunia politik. Merututnya,  sebagai seorang disabilitas dirinya mampu bersaing dalam dunia politik untuk menjadi wakil rakyat. Untuk ikut bertarung pada Pemilihan Umum Legislatif (Pileg) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) 2019 mendatang di Daerah Pemilihan (Dapil) 1 Kota Kupang dengan nomor urut 2 dari Partai Garuda, wanita kelahiran 1981 ini memiliki tekat yang kuat untuk bisa meraih kursih di DPRD Provinsi NTT agar biasa memperjuangkan aspirasi untuk masyarakat Kota Kupang terutama kaum perempuan dan penyandang disabilitas.

Menurutnya, sebagai penyandang disabilitas ia akan membuktikan bahwa cacat fisik yang alaminya itu bukan suatu hambatan bagi dirinya. Tekat besar yang ada didalam dirinya, ia yakin mampu memperjuangkan aspirasi masyarakat ketika terpilih sebagai wakil rakyat nanti di gedur DPRD Provinsi NTT. Ia mengatakan, dari pengalaman hidup berat yang tidak memiliki kesempurnaan fisik itulah menjadikan dia seorang wanita yang tetap kuat dan tegar. “Saya memang cacat fisik tapi saya tidak cacat moral. Saya yakin ketika saya terpilih menjadi anggota DPRD Provinsi NTT nanti, saya mampu memperjuangkan aspirasi masyarakat. Karena saya memiliki hati nurani untuk kepedulian terhadap masyarakat,” kata Indriawati kepada zonalinenews.com, Jumat 26 oktober 2018.

Selain itu juga merutnya, ia merasa terdorong untuk maju bertarung pada Pileg 2019,  karena selama ini para penyandang disabilitas seperti tuna daksa, tuna rungu, tuna wicara, tuna grahita  selalu diabaikan oleh masyarakat. “Meski cacat fisik saya siap bertarung dalam Pileg 2019 mendatang untuk perjuangkan hak para penyandang disabilitas,” ujar Indriawati.

Dikatakan,  kaum rentan seperti anak – anak terlantar, wanita hamil, wanita miskin dan lansia selama ini sangat terbaikan.” Saya siap perjuangkan aspirasi mereka semua,” jelasnya.

Ia menambahkan, ada satu kerinduan yang besar dari para penyandang disabilitas untuk memiliki keterwakilan mereka di Legislatif Provinsi NTT, sehingga bisa menyuarakan aspirasi mereka, karena memang selama ini tidak ada.” Saya janji jika terpilih nanti saya akan perjuangkan kerinduan hak – hak dari para penyandang disabilitas di NTT dan khususnya do Kota Kupang,” ungkap Indriawati. (*hayer/agus)