foto logo zonalinenews.com

Pemkot Kupang Dan Bank NTT Bagun Kerjasama Sistem Transaksi Non Tunai

20180925_201600

ZONALINENEWS.COM – KUPANG, Pemerintah Kota (Pemkot) dan Bank Daeran Nusa Tenggara Timur (NTT) resmi bagun kerjasama dalam melakukan transaksi non tunai hal ini ditandai dengan penandatanganan memorandum of understanding (MoU) antara Pemkot Kupang Dan Bank NTT pada,  Senin 29 Oktober 2018 di ruang Garuda Balai Kota Kupang.

Wali Kota Kupang Jeffri Riwu Kore dalam sambutannya megatakan, kegiatan kerjasama transaksi nontunai antar Pemkot Kupang dan Bank NTT merupakan kegiatan yang sangat strategis dan penting bagi Pemkot Kupang. Sebab, sangat membantu Pemkot Kupang dalam menyelesaikan berbagai persoalan yang ada Kota Kupang. Menurutnya, program non tunai tersebut sudah dipikirkan sejak dirinya menjabat sebagai Wali Kota Kupang. “Kerjasama hari ini juga mengingatkan kita Pemkot Kupang untuk melaksanakan transaksi non tunai secara baik. Dengan melaksanakan transaksi non tunai maka kita bisa mendapat berbagai kemudahan,” kata Jeffri.

Ketika kerjasama transasksi non tunai tersebut sudah berjalan, lanjut Jeffri Pemkot Kupang untuk melakukan transaksi tidak perlu melakukan hitungan secara manual. “Kalian bisa bayangkan saja apabila untuk melakukan pembagian 1000 orang secara manual. Belum lagi panitia pergi ambil uang di Bank NTT, tukar lagi, masukin amplop baru dibagi satu persatu secara manual. Konsep seperti ini kita harus hilangkan,” ungkapnya.

Dikatakan, sistem trnsaksi non tunai tersebut adalah konsep yang sangat bagus. Sebab bisa mengurangi korupsi kecil – kecilan. “Walupun orang bilang Kota Kupang ini rengking tiga korupsi tapi orang kupang sangat jago – jago karena tangkap tidak ada yang ketangkap. Dengan adanya kerjasama Case Management System ini saya berharap bisa membatu Pemkot Kupang untuk melakukan transaksi dengan baik,”jelas Jefrri.

Sementara itu pada kesempatan tersebut. Plt Direktur Utama (Dirut) Bank NTT, Absalom Sine mengungkapkan, program Case Management System  yang dimiliki Bank NTT adalan salah satu bentuk peningkatan komitmen atau pelayanan. Menurutnya, program Case Management System  ini salah satu aplikasi online yang ditunjukan untuk kebutuhan transaksi perbangkan dilingkup Pemkot Kupang. “Aplikasi ini tentunya untuk mempermudah Pemkot Kupang dalam melakukan transaksi keuagan. Mari kita berkomitmen untuk meningkatkan pelayanan dan memberikan pelayanan terbaik dalam hal pelayanan keuangan,” kata Ansalom.

Dijelaskan program Case Management System  tersebut sesuai dengan gerakan nasional non tunai yang dicanangkan oleh pemerintah untuk mendorong masyarakat mengunakan sistem pembayaran non tunai dalam melakukan transaksi . “Jadi sistem ini terdapat tiga level teknis, yakni meker, ceker dan aprovor. Meker itu ada petugas yang melakuka input atau memeriksa, dan Ceker itu menyetujui dilaksanakan. Setelah melalui tahapan – tahapan ini maka transaksi bisa dilaksanakan,” papar Absalom.

Ia menambahkan, program tersebut belum familiar di kalangan ASN dilingkup Pemkot Kupang, tapi secara teknis nanti petugan di level teknis divisi dari pihak Bank NTT akan bersama – sama dengan petugas level teknis dari Pemkot Kupang untuk melakukan Transfer Needles , sehingga program ini bisa berjalan dengan baik. (*hayer)