foto : Wali Kota Kupang, Jeffri Riwu Kore teken MoU degan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kupang

Pemkot Kupang Resmi Teken MoU Dengan BPJS Ketenagakerjaan

foto : Wali Kota Kupang, Jeffri Riwu Kore teken MoU degan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kupang

foto : Wali Kota Kupang, Jeffri Riwu Kore teken MoU degan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kupang

ZONALINENEWS.COM – KUPANG, Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang lakukan penandatanganan memorandum of understanding ( MoU) dengan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kupang, Senin 29 Oktober 2018 di ruang Garuda Balai Kota Kupang.

Kepala BPJSV Ketenagakerjaan Cabang Kupang, Rita Damayanti dalam Sambutannya mengungkapkan, apabila MoU ini terlaksana maka sesuai dengan fisi dan misi BPJS Ketenagakerjaan yang nanitinya kedepan akan memberikan perlindungan dengan program jaminan kecelakaan kerja, jaminan hari tua, jaminan kematian dan jaminan pensiun untuk seluruh pelaku ekonomi para pekerja disektor formal, dan  informal maupun pekerja di jasa kontruksi nantinya. Menurutnya, MoU  ini adalah menjadi salah satu pedoman  payung hukum dalam rangka memberikan perlindungan kepada para pekerja-pekerja tersebut. “Untuk itu kami moho bapak Wali Kota Kupang arahan dan petunjuk untuk pelaksanaan ekonomi kedepannya.

Dikatakan, dengan lahirnya MoU ini bukan berarti berhenti sampai disini saja, tetapi ini adalah program keberlanjutan dalam hal memberi perlindungan kepada para pekerja dilingkup Pemkot Kupang  dalam mengahadapi apabila terjadi resiko – resiko sosial yang tidak dinginkan. “Resiko – resiko sosial itu adalah resiko kecelakaan kerja, resiko meningal dunia dan resiko menghadapi hari tua melalui program pensiun dan program tabungan kami,” ungkap Rita.

Pada kesempatan itu juga Wali Kota kupang Jeffri Riwu Kore mengatakan, jalin kerjasama antara Pemkot Kota Kupang denagan BPJS Ketenagakerjaan sangat srategis. Sebab, BPJS Ketenagakerjaan bisa membantu memberikam kesejahteraan dan perlindungan yang lebih baik bagi selurun Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkup  Pemkot Kupang. “ Tapi saya mau tanya dulu apakah BPJS Ketenagakerjaan ini suda termaksut mengkafer pensiun atau tidak, karena kami Pemkot Kupang sedang melalukan desain satu program untuk membatu para tenaga Pegawai Tidak Tetap (PTT) untuk kesejahteraan di hari tua. Sebab, Pemkot Kupang tidak bisa membantu atau menolong mereka untuk menjadi PNS dikerakan umur para PTT sudah 35 tahun ke atas,” katanya.

Menurutnya, para PTT tersebut bekerja di Pemkot Kupang sudah belasan tahun. Oleh karena itu Pemkot Kupang mendesain agar bisa membatu para PTT – PTT tersebut  bisa mendapat pensiun. “ Saya sama pak Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) berpikir untuk menganalisa bagaimnan mereka bisa mendapat pensiun atau tunjangan di hari tua. Tekat seseorang menjadi PNS itu hanya mencari pensiun,” ungkap Jeffri.

Untuk tunjangan hari tua bagi para PTT, lanjut Jefrri harus ada kerja sama lebih baik dengan BPJS Ketenagakerjaan agar bisa mengaplikasikan rencana tersebut. “Intinya PTT kita di Kota Kupang harus mendapatkan kesejahteraan dikemudian hari yaitu pensiun. Masalah teknisnya seperti apa pihak BPJS Ketenagakerjaan nanti bisa diskusi langsung sama Kepala Badan Keuangan Daerah Kota Kupang Jeffry Pelt sang pemegang klekuasaan keuangan Pemkot Kupang. Pokoknya pak Jeffry Pelt mainkan sudah,” paparnya. (*hayer)