foto : Wali Kota Kupang Jeffri Riwu Kore

Selain Lokalisasi KD, Hotel Kelapa Lima Indah Dan Citra Juga Akan Ditutup

foto : Wali Kota Kupang Jeffri Riwu Kore

foto : Wali Kota Kupang Jeffri Riwu Kore

ZONALINENEWS.COM – KUPANG, Rencana penutupan lokasi prostitusi di Kota kupang oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang pada awal bulan Januari 2019 mendatang bukan hanya lokalisasi Karang Dempel (KD), namun  seluruh penginapan di Kota Kupang yang terindikasi sebagai tempat prostitusi. “ Jadi selain KD, hotel Kelapa Lima Indah dan hotel citra juga kita akan tutup,” kata Wali Kota Kupang Jeffri Riwu Kore saat Jumpa Pers di Ruang Garuda Balai Kota Kupang, Selasa 30 Oktober 2018, sekitar pukul 10.00 wita.

Menurutnya, Rencana Penutupan lokalisasi tersebut, Pemkot Kupang tidak pandang bulu. “ 1 Januari 2019 itu semua kita tutup. Jadi informasi ini kita sudak beritahu dari awal sejak saya menjabat sebagai Wali Kota Kupang hanya belum dibicarakan. Penutupan lokasi prostetusi tersebut adalah salah satu program Pemkot Kupang. Dan kebetulan Pemerintah Pusat juga memiliki program yang sama,” kata wali Kota Kupang.

Dikatakan, awal rencan penutupan lokasi prostitusi oleh Pemkot Kupang sosialisasi dilakukan secara bertahap agar masyarakat bisa mengetahui rencana Pemkot itu. “Yang pastinya rencana ini bulan Januari mendatang kita sikat,” ungkap Wali Kota Kupang.

Ditempat terpisah Kepala Dinas Sosial Kota Kupang, Feliberto Amaral yang ditemuai awak media mengungkapkan, terget utama Pemkot Kupang melakukan penutupan terhadap lokalisasi KD, karena nama KD tersebut tercatat pada Kemntian Sosial. Dari 167 lokalisasi di seluruh indonesia masih tersisah 44 lokalisasi yeng belum di tutup termaksut KD. “Masuk tahun 2019 itu tahun bebas prostitusi,” katanya.

Selain KD, lanjut Amaral masih ada beberapa tempat lain yang sudah terdata oleh Pemkot Kupang dalam hal ini Dinas Sosial Kota Kupang dan KPA Kota Kupang yang dijadikan tempat prostitusi sehingga menjadi target Pemkot Kupang untuk di tutup. “KD itu target kita pertama. Setelah KD baru Hotel Kelapa Lima, Hotel Citra, Hauma, dua lokalisasi di Bimoku dan bebrapa titik  lokasi praktek prostitusi terselubung yang ada di Kota Kupang,” paparnya.

Menurutnya, pemberatasan yang dilakukan oleh Pemkot adalah praktek prostitusi tersebut. “Tempat yang dilakukan praktek prostitusi seperti KD, Hotel Kelapa Lima Indah dan Hotel Citra itu milik orang sehingga tempatnya kita tidak basmi. Tapi yang kita basmi itu praktek prostitusinya saja,” jelas Amaral. (*hayer)