foto : Press Release di Polsek Kelapa Lima kasus Curanmor

Polisi Berhasil Tangkap Mahasiswa Spesialis Curanmor Di Kampus

foto : Press Release di Polsek Kelapa Lima kasus Curanmor

foto : Press Release di Polsek Kelapa Lima kasus Curanmor

ZONALINENEWS.COM – KUPANG, Tim Reskrim Polsek Kelapa Lima, Polres Kupang Kota yang dibantu oleh Jatanras Polda Nusa Tenggra Timur (NTT) berhasil tangkap satu pelaku spesialis Pencurian Motor (Curanmor) di area parkiran Kampus di Kota Kupang. Diketahui pelaku tersebut, AW adalah mahasiswa semester III jurusan Hukum di salah satu Universitas di Kota Kupang, Selasa 30 Oktober 2018 di depan hotel silvia, Kelurahan Naikoten I, Kecamatan Kota Raja Kota Kupang NTT.

Kapolsek Kelapa Lima, AKP Didik Kurnianto SH mengungkapkan, berawaldari korban membuat laporan polisi dengan nomor laporan polisi LP / B / 318 / X /2018 / Sektor Kelapa Lima, bahwa korban telah kehilangan sepeda motor honda beat yang warna merah putih di area kampus UNKRIS pada hari Jumat. Setelah itu npada hari Senin korban bersama dengan Buser Polsek Kelapa Lima dengan dibantu dari pihak Jatanras Polda NTT mengamankan pelaku di depan Hotel Sivia Kupang. Menurutnya, setelah dilakukan pengembanmgan ditemukan pelakuk melakukan pencurian berapa kali di Kampus yang berbeda. “ Pelaku melakukan Curanmor di Kampus UNKRIS Kupang 1 unit sepeda motor Yamaha Vixon warna hitam sekitar Bulam Mei 2018 lalu, Kampus Undana Kupang 1 unit sepeda motor Yamaha Vixon pada Bulan Maret 2018 dan sepeda motor tersebut sudah di jual ke luar daerah. Masih di Kampus yang sama Undana Kupang, pelaku melakukan Curanmor 12 unit sepeda motor Yamaha Vixon dan sepeda motor tersebut sudah dijual ke luar daerah. Dan pelaku melakukan aksi Curanmor lagi di Kampu Undana Kupang 1 unit sepeda motor Honda Beat sekira empat minggu yang lalu,” kata AKP Didik kepada wartawan saat Press Release di Polsek Kelapa Lima, Kamis 1 November 2018, sekira pukul 17.00 wita.

Dari hasil pengeledahan di kos – kosan pelaku yang beralamat di Kelurahan Bakunase, lanjut Didik ditemukan berbagai macam  spare part berbagai jenin sepeda motor yang tidak menutup kemungkinan barang – barang tersebut merupakan hasil curian pelaku yang belum diakui dan terungkap dari pelaku tersangaka . Dan 3 unit sepeda motor, yakni 1 unit motor Yamaha Vixion dan 2 unit motor honda Beat. “Menurut pengakuan pelaku, sepeda motor yang di curinya itu dalam keadaan kunci tergantung di motor atua lupa di cabut oleh korban. Dan dari pengakuan pelaku untuk sepeda motor Yamaha Vixion pelaku dalam melakukan pencuriannya dengan cara mencopot kaber sepeda motor. Pelaku ini kita kenakan Pasal 362 KUHP dengan ancama kurungan tujuh tahun penjara,” ungkapnya.

Ia menghimbau kepada seluruh warga  masyarakat agar tidak menggantungkan kunci di kendaraan meskipun hanya sebentar untuk meningalkan kendaraannya. Dan ia juga berharap selalu mngunci stir motor. (*hayer)