foto pelaku, Agustinus Kasarua Wun Blolong ( tegah baju merah). Penadah Martinus Ola Toni (samping kii baju hitam dan Oktovianus Yona samping kanan baju putih)

Polisi Kembali Amankan 2 Unit Motor Dari Mahasiswa Spesialis Ranmor Di Kampus

foto pelaku, Agustinus Kasarua Wun Blolong ( tegah baju merah). Penadah Martinus Ola Toni (samping kii baju hitam dan Oktovianus Yona samping kanan baju putih)

foto pelaku, Agustinus Kasarua Wun Blolong ( tegah baju merah). Penadah, Martinus Ola Toni (samping kiri baju hitam dan Oktovianus Yona samping kanan baju putih)

ZONALINENEWS.COM – KUPANG, Dari hasil pengembangan Tim Reskrim Polsek Kelapa Lima, Polres Kupang Kota berhasil amankan kembali barang bukti dua unit sepada motor Yamaha Vixon dari  hasil kejahatan Agustinus Kasarua Wun Blolong, mahasiswa di salah satu Universitas di Kota Kupang, spesialis Pencurian Kendaraan Bermotor (Curanmor) di area kampus yang sudah ditangkap polisi pada 25 Oktober 2018 lalu.

“Jadi total barang bukti hasil kejahatan pelaku kita sudah amankan lima unit sepeda motor yaitu satu unit motor honda Beat dan empat unit motor yamaha Vixio, ” kata Kapolsek Kelapa Lima, AKP Didik Kurnianto melalui Kanit Reskrim Polsek Kelapa Lima, Ipda Stefanus Sig yang didampingi oleh Kanit Reskrim Polsek Adonara Timur, Bripka Meksi Mansopu kepada wartawan saat Press Release kasus tersebut di Polsek Kelapa Lima, Selasa 20 November 2018, sekira pukul 12.30 wita.

Menurutnya, dari hasil penyelidikan pelaku  mengaku, dari lima unit motor tersebut, dua unit motor dari hasil kejahatannya  tersebut  sudah dijual ke pulau Adonara Kabupaten Flores Timur (Flotim) sehingga pihak Polsek Kelapa Lima langsung berkordinasi dengan Polsek Adonara Timur untuk melakukan pencarian alamat orang pembeli motor tersebut.

“Kedua motor hasil kejahatan itu dijual oleh pelaku di Adonara dengan harga 7.500,000,- per unit,” ungkap Stefanus.

Dikatakan, Kelima motor  sudah diamankan polisi dari hasil kejahatan pelaku yang selalu beroprasi di area kampus di Kota Kupang. “Lima unit motor ini semua pelaku curi di area parkiran kampus,” ujar Stefanus.

Selain itu tambahnya, kedua motor berserta  pembeli barang hasil curian juga langsung diamankan  pihak kepolisian di rumah mereka masing – masing, yaitu martinus Ola Toni warga Desa Lamalota dan Oktovianus Yona warga Desa Malanele, Kecamatan Adonara Timur Kabupaten Flotim pada Sabtu 17 November 2018 kemarin.

“Kedua Pembeli itu juga dikenakan Pidana Penadah barang curian. Pasal 480 dengan ancaman lima tahun kurungan penjara,” jalas Stefanus. (*hayer)