foto : wali Kota Kupang Jefri Riwu Kore usai kegiatan Groundbreaking Pembangunan Terminal Tipe A Bimoku

Wali Kota Kupang Target Pembagunan Terminal Tipe A Bimoku Selesai 2019

foto : wali Kota Kupang Jefri Riwu Kore usai kegiatan Groundbreaking Pembangunan Terminal Tipe A Bimoku

foto : wali Kota Kupang Jefri Riwu Kore usai kegiatan Groundbreaking Pembangunan Terminal Tipe A Bimoku

ZONALINENEWS.COM – KUPANG, Wali Kota Kupang Jefri Riwu Kore menargetkan pekerjaan pembangunan terminal tipe A Bimoku dengan anggaran senilai Rp 20 milyar lebih yang bersumber dari dana APBN tersebut harus diselesai pada tahun 2019 mendatang.  Menurutnya,  lahan tersebut sudah menjadi milik Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang. “ pembangunan terminal tipe A ini merupakan kegiatan yang kita dinanti-nantikan sejak tahun 2009. Begitu banyak kendala yang kita hadapi tetapi semuanya bisa diselesiakan dengan baik sampai bisa digelar acara peletakan batu pertama pembangunan terminal tipe A ini,” kata Wali Kota Kupang kepada wartawan usai acara Groundbreaking Pembangunan Terminal Tipe A Bimoku di kelurahan Lasianan, Kecamatan Kelapa Lima Kota kupang Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa 6 November 2018.

Ia mengatakan, dengan adanya terminal tipe A dengan standar internasional yang bisa menghubungkan antar negara sehingga ada akses keluar masuk antara negara Timor Leste untuk meningkatkan kerjasama dalam perdagangan maupun kerjasama lainya yang bisa menguntungkan daerah ini. ‘Selain itu pembangunan terminal tipe A akan menjadi suatu landasan bagi Pemkot Kupang n untuk menata beberapa terminal di Kota Kupang, misalnya terminal Oebobo yang harus ditata dan diatur agar lebih tertib dan terarah lagi,” ungkap Jefri.

Pembagunan terminal tipe A ini, lanjutJefri harus jadi sehingga anggaran tersebut tidak dikembalikan. “Bayangkan saja anggara untuk pembangunan terminal tipe A dari tahun 2009 hanya dikembalikan setiap tahun karena persoalan lahan. Memang waktu itu ada memerapa orang yang mengaku sebagai pemilik lahan melakukan aksi demo, namun semua itu sudah dilakukan duduk bersama antara Pemkot Kupang dan pemilik lahan untuk mencari solusi yang terbaik. Bayangkan saya kita sendiri di ancam oleh Kementrian Perhubungan apa bila masalah tidak selesai dalam minggu ini maka anggarannya akan dikembalikan lagi,” jelasnya.

Ia menambahkan, lahan yang untuk digunakan pembangunan terminal tipe A ini adalah milik Pemkot Kupang. Namun, seolah – olah dikuasasi beberapa orang di wilayah ini. “Kita bisa diskusi untuk mencari jalan terbaik tapi tidak boleh menghambat pembagunan terminal tipe A ini,” pungkas Jefri. (*hayer)