foto : Press Release di Polsek Kelapa Lima Kasus Pencurian Dan Kekerasan Oleh dua Mahasiswa

Dua Mahasiswa Pelaku Pencurian Dan Kekerasan Diciduk Polsek Kelapa Lima

foto : Press Release di Polsek Kelapa Lima Kasus Pencurian Dan Kekerasan Oleh dua Mahasiswa

foto : Press Release di Polsek Kelapa Lima Kasus Pencurian Dan Kekerasan Oleh dua Mahasiswa

ZONALINENEWS.COM – KUPANG, Kurang lebih satu minggu jadi Target Operasai (TO) Polisi, dua pelaku pencurian dan kekerasan  yang masih bertatus sebagai mahasiswa di Kota Kupang akhirnya berhasil diciduk Tim Reskrim Polsek Kelapa Lima, Polres Kupang Kota. Diketahui kedua pelaku tersebut warga asal Sumba, yaitu MD (21) mahasiswa semester I Jurusan Perikanan dan JBL mahasiswa (22) Jurusan Perikanan didua Universitas yang berbeda di Kota Kupang.

Kapolsek Kelapa Lima, AKP Didik Kurnianto. SH mengungkapkan, kedua tersengka ditangkap karena telah melakukan pencurian HP dengan kekerasan mengunakan Senjata Tajam (Sajam) berupa Golok atau parang terhadap korban Imabuel Arbertus Tunleu di Jalan Alfa Omega, Kelurahan Oesapa tepatnya di belakang Kampus Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen (STIM) pada, Sabtu 24 November 2018, sekira pukul 23.40 wita. “Jadi ketika korban melintasi jalan tersebut, korban dihadang oleh dua orang dengan mengunakan parang dan meminta korban meyerahkan HP milik korban. Dengan kejadian tersebut korban langsung membuat Laporan Polisi (LP) di Polsek Kelapa Lima,” kata Didik saat Press Release di Polsek Kelapa Lima, Selasa 4 Desember 2018, sekira pukul 13.30 wita.

Menurut Didik, dari hasil penyelidikan pihaknya berhasil mengamankan barang bukti (BB) berupa dua buah parang yang digunakan untuk melancarkan aksi kedua pelaku, tiga buah HP, uang tunai senilai Rp. 70. 000,- sisa hasil penjualan HP korban dan satu unit sepeda motor milik pelaku yang digunakan dalam aksi tersebut. “HP milik korban mereka sudah jual (tukar tambah) ke orang lain senilai satu jutah lebih dan menurut pelaku uang dari hasil penjualan itu digunakan untuk bayar kos dan membeli beras untuk makan sehari – hari,” ungkapnya.

Dalam aksi kedua pelaku itu, jelas Didik dibawah pengaruh minuman keras (Miras) atau usai pesta miras. “Kedua pelaku dijerat dengan Pasal 365 Ayat 2 Sub 368 ancaman hukuman 12 tahun penjara karena lebih dari satu orang,” ujar Dudik. (*hayer)