Wakil ketua Komisi V DPRD NTT saat berbincang dengan kontraktor pelaksana Rehab GOR saat DPRD Komisi V melakukan pemantauan

Sekertaris Dispora NTT Tidak Tahu Soal Rincian item Rehab GOR Flobamora


Wakil ketua Komisi V DPRD NTT saat berbincang dengan kontraktor pelaksana Rehab GOR saat DPRD Komisi V melakukan pemantauan

Wakil ketua Komisi V DPRD NTT Muhammad Ansor saat berbincang dengan kontraktor pelaksana Rehab GOR saat DPRD Komisi V melakukan pemantauan

Zonalinenews-Kupang, Sekertaris Dinas Pemuda dan Olah Raga Propinsi Nusa Tenggara Timur ( Dispora NTT) Lambertus Ara Tukan tidak mengetahui secara jelas soal item-item kegiatan pengerjaan rehab Gedung dan pengunaan anggaran untuk rehab GOR Flobamora. Pernyataan tersebut disampaikan Lambertus kepada wartawan Rabu 23 Januari 2019 pukul 13.15 wita di ruang kerjanya ketika ditanya wartawan terkait item-item pengerjaan Gedung Olah Raga (GOR) Flobamora Kupang.

Menurutnya yang mengetahui secara pasti item pengerjan dan anggaran adalah PPK pak Niko.

“Nanti saya telpon Pak Niko dan adik-adik bisa bertemu untuk beliau bisa menjelaskan soal rincian item pengerjaannya. Ade tunggu sebentar biasanya jam begini (13.15 wita) pak Niko pulang kerumah untuk minum obat karena kondisi kesahatannya lagi terganggu ,” tutur Lambertus.

Lanjutnya secara administrasi sebagai Sekertaris data administrasi melalui dirinya dan dirinya hanya melakukan paraf saja. ” Proses proyeknya kan melalui ULP dirinya mendapatkan berkas administrasi untuk melakukan paraf ,”ucap Lambertus .

Sementara itu PPK Proyek Rehabilitasi GOR Flobamora Dinas Pemuda dan Olah Raga, Nikolaus Ratu Langgi menjelaskan dirinya lupa soal nominal dan besaran anggaran pengerjaan rehab GOR Flobamora Kupang per item.

Alasan kata Niko, karena itemnya banyak sekali sehingga dirinya lupa akan item-item di proyek tersebut. Hal ini diungkapkan Niko ketika ditanya wartawan terkait item pengerjaan rehab GOR Flobamora Kupang, Rabu 23 Januari 2019 pukul 14.00 wita diruang kerjanya.

Menurut Niko, kalau secara global dirinya mengetahui besaran anggaran tersebut yaitu pagu anggarannya sebasar 5 milliar rupiah lebih setelah dipotong 4,9 Milliar.

Soal rincian item pekerjaan kata Niko Ratu Langgi tidak bisa dirinya berikan karena data tersebut adalah dokumen negara .

” kalau mau minta data item pekerjaan minta ke Plt Kadis Dispora yang saat ini dijabat Asisten I ,” tutur Niko. (*tim)



TAG