Vinyl Pelapis Lantai Lapangan GOR Flobamora Rusak, Belum Juga di Perbaiki


Lantai Vinyl yang rusak di slah satu titik lapangan utama GOR Flobamora

Lantai Vinyl yang rusak di salah satu titik di lapangan utama GOR Flobamora.

Zonalinenews-Kupang,- Pembangunan Rehablitasi GOR Flobamora Oepoi Kupang yang dikerjakan PT. Bahana Krida Nusantara dengan anggaran sebesar Rp 4,9 miliar bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD I) NTT Tahun 2018. Pekerjaan ini Menurut Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Niko Ratu Langgi (saat diwawancarai 19 Januari 2019) menyatakan bahwa pekerjaan itu sudah rampung 100 persen hingga akhir kontrak 5 Desember 2018 dan di PHO pada tanggal 12 Desember 2018 lalu.

20190125_144618

“Semua pekerjaan mayor, seperti bagian dalam gedung, bagian atap, lapangan, dan rumah jaga sudah rampung 100 persen dan anggaran telah terserap semua,”ucap Niko.

Ketika dtanya zonalinenews terkait kunjugan Komisi V DPRD NTT 9 Januari 2019 dan pada kunjugan tersebut komisi V DPRD NTT menemukan Vinyl pelapis Lantai di lapangan GOR rusak dan diminta untuk segera diperbaiki.

20190125_144559

PPK Leo menegaskan untuk itu masih ada masa perbaikan selama 3- 6 bulan.

Pantaun Zonalinenews di GOR Flobamora Jumat 25 Januari 2019 pukul 14.30 wita. Terlihat lantai kramik di depan ruang masuk pintu utama retak – retak di berepa titik namum belum juga diperbaiki oleh kontraktor bahkan di lapangan utama Vinyl pelapis Lantai dibeberapa titik terkelupas namun belum juga diperbaiki.

20190125_144642

 

 

Sementara itu Ketua Komisi V DPRD NTT, Jimmi Sianto kecewa dengan hasil pekerjaan Rahabilatisi GOR Flobamora.

“Saya dan teman-temanț dari Komisi V DPRD NTT yang menggagas pembangunan rehablitasi GOR Oepoi Kupang dan Pembangunan Gedung Futsal merasa kecewa dengan hasil pekerjaan yang ada,” kata Ketua Komsi V , Jimmi Sianto saat bersama Tim Komisi V DPRD NTT saat melakukan monitoring kondisi GOR Flobamora Oepoi Rabu 9 Januari 2019.

Sebelumnya diberitakan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pemuda dan Olah Raga Propinsi NTT, yang dijabat Asisten I Setda Propinsi NTT, Mikhael Farnadez tidak bisa melayani konfirmasi wartawan terkait persoalan rehabilitasi Gedung Olah Raga (GOR) Flobamora.

“Pak, Bapak.Asisten lagi sibuk menandatangi banyak berkas . Jadi pak asisten tidak bisa diwawancarai,” tutur salah satu staf diruang sekretariat Asisten I NTT, Usia menyampaikan maksud ke datangan wartawan zonalinenews ke Asisten I Sekda NTT Jumat 25 Januari 2019 pukul 10.30 wita.

Padahal sebelumnya pada kamis 24 Januari 2019 pukul 11.30 wita zonalinenews juga minta bertemu dengan Asisten I Sekda NTT untuk mengkonfermasi berita terkait Rehab Gedung GOR, oleh salah satu staf diruang menyatakan bapak Asisten I lagi sibuk sebentar rapat dengan Dispora NTT serta banyak tamu yang menunggu. Nanti kemungkinan pukul 15.00 wita kalau tidak ada tamu.

Sementara Sekertaris Dinas Pemuda dan Olah Raga Propinsi Nusa Tenggara Timur ( Dispora NTT) Lambertus Ara Tukan tidak mengetahui secara jelas soal item-item kegiatan pengerjaan rehab Gedung dan pengunaan anggaran untuk rehab GOR Flobamora. Pernyataan tersebut disampaikan Lambertus kepada wartawan Rabu 23 Januari 2019 pukul 13.15 wita di ruang kerjanya ketika ditanya wartawan terkait item-item pengerjaan Gedung Olah Raga (GOR) Flobamora Kupang.

Menurutnya yang mengetahui secara pasti item pengerjan dan anggaran adalah PPK pak Niko.

“Nanti saya telpon Pak Niko dan adik-adik bisa bertemu untuk beliau bisa menjelaskan soal rincian item pengerjaannya. Ade tunggu sebentar biasanya jam begini (13.15 wita) pak Niko pulang kerumah untuk minum obat karena kondisi kesahatannya lagi terganggu ,” tutur Lambertus.

Lanjutnya secara administrasi sebagai Sekertaris data administrasi melalui dirinya dan dirinya hanya melakukan paraf saja. ” Proses proyeknya kan melalui ULP dirinya mendapatkan berkas administrasi untuk melakukan paraf ,”ucap Lambertus .

Sementara itu PPK Proyek Rehabilitasi GOR Flobamora Dinas Pemuda dan Olah Raga, Nikolaus Ratu Langgi menjelaskan dirinya lupa soal nominal dan besaran anggaran pengerjaan rehab GOR Flobamora Kupang per item.

Alasan kata Niko, karena itemnya banyak sekali sehingga dirinya lupa akan item-item di proyek tersebut. Hal ini diungkapkan Niko ketika ditanya wartawan terkait item pengerjaan rehab GOR Flobamora Kupang, Rabu 23 Januari 2019 pukul 14.00 wita diruang kerjanya.

Menurut Niko, kalau secara global dirinya mengetahui besaran anggaran tersebut yaitu pagu anggarannya sebasar 5 milliar rupiah lebih setelah dipotong 4,9 Milliar.

Soal rincian item pekerjaan kata Niko Ratu Langgi tidak bisa dirinya berikan karena data tersebut adalah dokumen negara .

” kalau mau minta data item pekerjaan minta ke Plt Kadis Dispora yang saat ini dijabat Asisten I ,” tutur Niko. (*tim)