Jimmi Sianto

Kontraktor Diacam Penjara Bila Tak Perbaiki GOR Flobamora


Jimmi Sianto

Jimmi Sianto

Zonalinenews-Kupang,-Dinas Pemuda dan Olah Raga NTT adalah Dinas yang paling bermasalah bila kontraktor PT Bahana Krida Nusantara dan PPK tidak menyelesaikan beberapa item pekerjaan termaksud yang rusak pada pekerjaan rehabilitasi Gedung Olah Raga (GOR) Flobamora Kupang maka akan ada dampak hukum demikian diungkapkan Ketua Komisi V DPRD NTT, Jimmi Sianto kepada zonalinenenws Senin 28 Januari 2019 pukul 12.30 wita di ruang Komisi V. ketika ditanya terkait item pekerjaan yang rusak yang belum diperbaiki oleh kontraktor.

Lantai Vinyl yang rusak di slah satu titik lapangan utama GOR Flobamora

Lantai Vinyl yang rusak di slah satu titik lapangan utama GOR Flobamora

Jimmi Sianto menjelaskan saat komisi V DPRD NTT memonitoring kondisi GOR pada 19 Januari 2019 lalu ditemukan beberapa item pekerjaan belum dikerjakan secara baik bahkan ada yang rusak.

” Kalu sampai saat ini belum juga diselesaikan dan pekerjaan tersebut telah di PHO maka Kontraktor dan PPK dipenjarakan rame-rame…! kan masa pekerjaan belum selesai sudah di PHO. Memang Dispora adalah dinas yang bermasalah dan ini harus menjadi perhatian gubernur. Dari urus kasur atlit saja tidak betul hal yang kecil tidak bisa. Banyak hal yang tidak betul untuk itu kita minta gubernur segera benahi menejemen Dispora NTT, ” tutur Jimmi Kesal.

20190125_144904

Ditambahkan Jimmi, porsinya kontraktor harus segera diselesaikan kalau tidak diselesaikan berdampak hukum.

Sebelumnya diberitakan Pembangunan Rehablitasi GOR Flobamora Oepoi Kupang yang dikerjakan PT. Bahana Krida Nusantara dengan anggaran sebesar Rp 4,9 miliar bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD I) NTT Tahun 2018. Pekerjaan ini Menurut Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Niko Ratu Langgi sudah rampung 100 persen hingga akhir kontrak 5 Desember 2018 dan di PHO pada tanggal 12 Desember 2018 lalu.

“Semua pekerjaan mayor, seperti bagian dalam gedung, bagian atap, lapangan, dan rumah jaga sudah rampung 100 persen dan anggaran telah terserap semua,”ucap Niko.

Ketika dtanya zonalinenews terkait kunjugan Komisi V DPRD NTT 9 Januari 2019 dan pada kunjugan tersebut komisi V DPRD NTT menemukan Vinyl pelapis Lantai di lapangan GOR rusak dan diminta untuk segera diperbaiki.

PPK Leo menegaskan untuk itu masih ada masa perbaikan selama 3- 6 bulan.

Pantaun Zonalinenews di GOR Flobamora Jumat 25 Januari 2019 pukul 14.30 wita. Terlihat lantai kramik di depan ruang masuk pintu utama retak – retak di berepa titik namum belum juga diperbaiki oleh kontraktor bahkan di lapangan utama Vinyl pelapis Lantai dibeberapa titik terkelupas namun belum juga diperbaiki. (*tim)



TAG