Gambar lingkaran lapangan GOR Flobamora yang terkelupas. Foto diabadikan Sabtu 2 Februari 2019

Rehab GOR Sudah PHO, Tapi Masih Saja Terdapat Kerusakan

Gambar lingkaran lapangan GOR Flobamora yang terkelupas. Foto diabadikan Sabtu 2 Februari 2019

Gambar lingkaran lapangan GOR Flobamora yang terkelupas. Foto diabadikan Sabtu 2 Februari 2019

Zonalinenews- Kupang,- Pekerjaan proyek rehabilitasi Gedung Olaha Raga (GOR) Flobamora yang bersumber dari APBD Propinsi NTT tahun 2018 selesai masa pelaksanaan konstruksi, dan dilakukan Serah Terima Pertama atau Provisional Hand Over ( PHO ) antara Kontraktor Pelaksana dan Pejabat Pembuat Komitmen ( PPK)  pada tanggal 12 Desember 2018.

Dari data yang dihimpun zonalinenews proyek ini adalah proyek Belanja Modal Pengadaan Konstruksi/Pembelian Gedung Sarana Olahraga Kategori Pekerjaan Konstruksi pada Instansi Pemerintah Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur, Dinas Pemuda dan Olah Raga.

Proyek ini saat dilelang dimenangkan oleh PT. BAHANA KRIDA NUSANTARA yang beralamat di Jl. Nusa Indah No. 33 RT 01 RW 07 Kelurahan Ciracas Kecamatan Ciracas Jakarta Timur.

Proyek dengan pagu anggaran Rp 5.118.000.000,00 sedangkan HPS Rp 5.118.000.000,00 dengan nilai kontrak
Rp 4.999.000.000,00. Pada saat dilelang diikuti oleh 61 perusahaan.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Niko Ratu Langi kepada zonalinenews 23 Januari 2019 pukul 14.00 wita diruang kerjanya menyatakan bahwa pekerjaan rehab GOR sudah rampung 100 persen hingga akhir kontrak 5 Desember 2018 dan di PHO pada tanggal 12 Desember 2018 lalu.

“Semua pekerjaan mayor, seperti bagian dalam gedung, bagian atap, lapangan, dan rumah jaga sudah rampung 100 persen dan anggaran telah terserap semua,”ucap Niko.

Ketika ditanya terkait kunjugan Komisi V DPRD NTT 9 Januari 2019 dan pada kunjugan tersebut komisi V DPRD NTT menemukan beberapa item pekerjaan mengalami kerusakan agar segera diperbaiki.

PPK Leo menegaskan untuk itu masih ada masa perbaikan selama 3- 6 bulan.

Ketua Komisi V DPRD NTT, Jimmi Sianto kepada zonalinenenws Senin 28 Januari 2019 menegaskan bila kontraktor dan PPK tidak menyelesaikan pekerjaan rehabilitasi Gedung Olah Raga (GOR) Flobamora Kupang termaksud yang rusak maka akan ada dampak hukum.

” Kalu sampai saat ini belum juga diselesaikan dan pekerjaan tersebut telah di PHO maka kontraktor dan PPK dipenjarakan rame-rame…! kan masa pekerjaan belum selesai sudah di PHO, ” tutur,”Jimmi Kesal.

Pantauan Zonalinenews di GOR Flobamora Sabtu 2 Februari 2019 pukul 11.25 wita. Vinyl lantai yang rusak yang dipublikasikan zonalinenews sudah diperbaiki, namun pantauan zonalinenews terlihat rongga pada lantai antara matras lantai lapangan dan vinyl lantai. Ronngga itu bila dibiarkan mengakibatkan orang akan tersandung bila melakukan aktifitas di sekitar lokasi itu.

20190202_113100

Kerusakan juga terlihat pada tembok dalam gedung persisnya dilapangan utama sisi kanan dari pintu utama catnya terkelupas.

20190202_113129

Bukan hanya itu tembok depan persisnya pada bagian luar lantai dua sisi kiri dari teras depan pintu utama temboknya juga sudah terkelupas.

20190202_121055

Tembok yang catnya terkelupas juga terlihat di sudut stadion persisnya depan ruangan Kepala UPT.

20190202_111640

Salah satu staf GOR Globamora yang minta nama tidak dipulbikasikan kepada zonalinenews menjelaskan masih terjadi kebocoron atap seng bila hujan namun kalau tidak hujan kebocoran tersebut tidak kelihatan.

Lanjutnya Kebocoran itu terjadi di empat titik diatas lapangan utama bila hujan deras. Genangan air akibat seng bocor bisa merusak matras dan Vinyl pada lantai utama kalau tidak segera diperbaiki.

” Kasihan penjaga GOR kalau habis hujan mereka membersihkan genangan air bahkan pernah Kepala UPT GOR meminta kepada penjaga GOR untuk memberi tanda menggunakan spidol pada lokasi genangan air di lapangan ini. Saat ini tanda tersebut sudah terhapus karena lantai sering dibersihkan,”tuturnya.

Lanjutnya menyarankan kepada zonalinenews bila hujan datang saja ke GOR dan lihat dan buktikan sendiri kebocoran itu.

Ia menambahkan setelah kunjungan Komisi V DPRD NTT lalu hingga kini kontrakor tak pernah datang ke GOR.

” Kaka hari kamis 30 Januari 2019 lalu dari kontraktor mengirim orang untuk melakukan perbaikan lantai vinyl yang sobek. itupun karena media menulis baru mereka datang perbaiki kaka coba foto tembok yang terkelupas supaya kontraktor datang perbaiki.

Ia mencotohkan taman-taman yang dibangun kontraktor seharusnya dirampungkan jangan dibairkan begitu saja.

20190202_111456

“Walau taman tersebut tidak masuk dalam rab item pekerjaan. Saya heran ini taman katanya bonus dari pekerjaan oleh kontraktor namum aneh bila dalam lapangan utama yang masuk dalam rab difokuskan penyelesaiannya masa rongga antara matras dan vinyl masih saja dibiarkan terbuka tidak dibuatkan pengaman ini kan biasa membahayakan orang yang melintas area itu,” tuturnya.

Bukan hanya itu lanjutnya gambar lingkaran pada lapangang utama GOR sudah terkelupas belum juga diperbaiki.(*tim)


TAG