Belum Terima Tamsil 2018, Anggota Pol PP Kota Kupang Mengadu Ke Polisi

Angggota Pol PP Kota Kupang Napolen bersam rekan saat mengadu di SPKT Polres Kupabg Kota Selasa 12 Februari 2019

Angggota Pol PP Kota Kupang Napoleon Ratu Kore bersama rekan saat mengadu di SPKT Polres Kupang Kota Selasa 12 Februari 2019 pukul 10.00 wita

Zonalinenews- Kupang,- Mantan Bendahara Pol PP Kota Kupang diadukan ke Polres Kupang Kota Selasa 12 Februari 2019 pukul 09.58 wita. Aduan ini terkait dugaan pengelapan dana tambahan penghasil (Tamsil) tahun 2018, dengan pengadu anggota Sat Pol PP, Napoleon Ratu Kore, dengan beserta saksi-saksi Hangry Yosafat Baitanu dan Benekdiktus Tobo Cs.

Napolen Ratu Kore kepada zonalinenews di ruang Kasubnit I Polres Kupng Kupang sebelum memberikan keterangan ke penyidik menjelaskan kepada zonalinenews, bahwa sebanyak 71 anggota Pol PP Kota Kupang belum terima dana tamsil 2018. Dana tamsil tersebut dengan rincian PNS 750 ribu rupiah per orang dan PTT sebesar 600 ribu rupiah per orang.

” Sebanyak 71 anggota belum terima dana tamsil. Sedangkan sebagian lagi sudah menerima dana tamsil akibatnya kami yang belum terima dan sudah di janjikan oleh bendara lama namum tak kunjung dibayar. Bahkan bendahara lama telah membuat surat pernyataan akan membayar uang kami tapi hingga kini kami belum terima dana tamsil,” tuturnya.

Pantaun zonalinenews setelah memberikan aduan di piket SPKT Polres Kupang Kota Kupang akhirnya Napoleon Ratu Kore, Hangry Yosafat Baitanu dan Benekdiktus Tobo Cs. Oleh petugas piket diarahkan ke ruang penyidik Kasubnit I Polres Kupng Kupang seteleh berada di ruang kurang lebih 30 menit akhirnya Napolen Ratu Kore keluar dari ruang penyidik dan mengajak rekan-rekan anggota Pol PP untuk meninggalkan ruang prnyidik menuju ke kantor satuan Pol. PP.

Kepada zonalinenews Napoleon Ratu Kore menjelaskan dirinya diminta oleh penyidik kembali ke kantor (Sat. Pol PP) untuk melengkapi beberapa bukti seperti surat pernyataan asli dan rekapan nama-nama anggota Pol PP yang belum menerima dana tamsil.

” rekapan tersebut harus ditandatangani oleh Kasat Pol PP. Kami akan ke kantor untuk melengkapi beberapa berkas yang masih kurang,” ucap Napoleon .

Kasat Pol Kota Kupang , Felisberto Amaral ketika dikonfermasi Senin 11 Februari 2019 pukul 09.05 wita di ruang kerjanya terkait 77 anggota Pol PP yang belum menerima Tamsil.F Amaral menegaskan, soal Tamsil dirinya tidak mengetahui secara pasti.

“Soal tamsil coba cek saja ke mantan bendahara Dondi Laganguru,” tutur Amal.

Sementara itu mantan Bendahara Pol PP Kota Kupang , Dondi Laganguru ketika dikonfermasi di Satuan Pol PP Kota kupang Senin 11 Februari 2019 pukul 10.30 wita menjelaskan soal tamsil dirinya tidak bisa menjelaskan karena sudah diperiksa di kejaksaan terkait persoalan tersebut.

“Saya tidak bisa bicara banyak karena sudah diperiksa,” tutur Dondi Laganguru.(*tim)