IMG-20190212-WA0007

Sekolah Terpadu Timpolmas Kupang Pusat Layanan Belajar Individual


IMG-20190212-WA0007Zonalinenews, Kupang – Ketua Pembina Yayasan SMP – SMA Tim Olimpiade Emas (Timpolmas) Kupang, Don Kumanireng, mengatakan, dengan Visi ” merdeka dalam berpikir,teguh dalam pendirian,bertindak dalam kebenaran” SMP – SMA Terpadu Timpolmas Kupang merupakan salah satu sekolah di Provinsi Nusa Tenggara Timur dengan sistem pembelajaran yang berbeda dengan sekolah lainnya.

Dengan sistem layanan belajar individual ( LBI) di SMP -SMA Terpadu Timpolmas Kupang, para siswa dilatih berpikir bukan diajar untuk menghafal rumus maupun cara mengerjakan soal.

Selain itu juga fokus pembelajaran diarahkan pada bagaimana melatih siswa menggunakan pengetahuan dalam bernalar,melatih siswa menggunakan pengetahuan dalam memecahkan masalah, melatih siswa menggunakan pengetahuan dalam kehidupan sehari -hari dan melatih siswa menggunakan pengetahuan dalam berpikir bebas.

” Disini pendekatan pembelajaran dengan model olimpiade sains, menyelesaikan SMP dan SMA hanya dalam dua (2) tahun berupa akselerasi individual, Satu (1) Guru hanya membimbing lima (5) siswa atau layanan multigrade dan sistem SKS dan melayani program semester pendek”, terang Don, kepada zonalinenews, Selasa 12 Februari 2019, pukul 10.00 wita, diruang kerjanya

Dikatakan, dalam tahun ajaran 2018/2019 akan dibuka program SMP SMA terpadu empat (4) tahun yang diselenggarakan oleh Timpolmas dibawah naungan Yayasan Lewohari.

” Jaminan mutu sangat tinggi, karena siap kompetisi dengan biaya terjangkau dan SPP dibayar sesuai jumlah kompetensi yang diambil siswa setiap semester”, jelasnya.

Lanjutnya, pihak Sekolah pun akan memberikan dispensasi pembiayaan bagi siswa dari keluarga yang tidak mampu

Menurutnya, model pembelajaran di SMP SMA Timpolmas Kupang sangatlah berbeda dengan sekolah lainnya diantaranya yang pertama fokus pada layanan individual sesuai dengan kecepatan belajar siswa dan guru melayani siswa secara privat sehingga kegiatan belajar mengajar ( KBM) menjadi sangat efektif.

Selanjutnya model pembelajaran berikutnya adalah revolusi layanan pembelajaran dengan kompetensi untuk semua mata pelajaran enam ( 6) semester dibuka sekaligus untuk diprogramkan melalui kartu rencana kompetensi ( KRK) sesuai kecepatan siswa. Siswa mengambil kredit semester ( SKS) sesuai kemampuan ” jadi seperti mahasiswa perguruan tinggi”, ungkap Kumanireng.

Kemudian model pembelajaran yang ketiga yakni menjadikan SMP SMA Timpolmas Kupang sebagai sekolah merdeka yang telah meninggalkan semua teori belajar yang membelenggu kreativitas siswa. ” Disini Siswa kita jadikan seperti rekan atau diharapkan seperto guru”, kata Don

Lanjutnya,model pembelajaran ini sangat efektif dan sudah dibuktikan oleh putra /i NTT dari SMP SMA Timpolmas Kupang dengan merebut medali emas olimpiade sains nasional dan international 2008 yang semula dianggap mustahil.

” Karena bagi kami tidak ada siswa yang bodoh hanya ada siswa yang belum temukan guru individual yang cocok”, katanya.

Dikatakan, untuk kualitas lulusan tak perlu diragukan lagi karena karakteristik lulusan SMA Timpolmas Kupang yang mengikuti seleksi masuk Perguruan Tinggi Negeri selalu lulus pada dua pilihan dengan nomor urutan muda dan telah terbukti mengikuti tes seleksi masuk Perguruan Tinggi Negeri maupun swasta.

” Banyak alumni dari SMA Timpolmas Kupang selalu lulus di PTN dan PTS ternama di Indonesia, karena kami selalu mengedepankan kualitas lulusan yang bermutu”, ungkap Don (*AK)