Diduga Sampah Batok Kelapa Muda Dari Kota Kupang Menumpuk Di Pinggir Jalan Ikan Foti


Zonalinenews-Kupang,- Tumpukan sampah batok kelapa muda diduga dari Kota Kupang yang dibuang di Ikan Foti , hal ini dapat terlihat di pinggir jalan Ikan Foti.

“Pembuangan sampah batok kelapa muda tersebut dilakukan sejak awal desember 2018 dan itu dilakukan pada malam hari ketika tidak ada warga yang melintasi jalan tersebut”, ungkap Jakson Seran warga desa Teunbaun Amarasi Barat yang sehari-hari sebagai pengajar di SMPN 7 Kota Kupang

Lebih lanjut ungkap Seran, hal ini tentu merupakan pelanggaran penggunaan lingkungan dan pencemaran lingkungan mengingat bahwa Ikan Foti bukan wilayah TPA (Tempat Pembuangan Akhir) sampah, apalagi dibuang hanya satu meter dari pinggir jalan raya dan itu sangat menggangu.

Menurutnya, masyarakat yang lewat setiap hari menyaksikan sampah yang menumpuk dan berserakan tersebut.

” Sangat aneh bahwa selama ini tidak ada yang peduli terutama pihak pemerintah terkait,” tuturnya.

Ia menjelaskan, jalur yang sering dilewati aparat pemerintah baik dari Kota Kupang dan Kabupaten Kupang ketika menikmati daging Se’i di Baun, Amarasi Barat, ternyata tidak menggugah perhatian para aparat yang lewat bahkan untuk melakukan tindakan pencegahan.

Lokasi Ikan Foti sendiri berada tepat dalam kawasan antara kecamatan Nekamese dan kecamatan Amarasi Barat. Sedangkan pembuangan sampah batok kelapa tersebut ada dalam wilayah kecamatan Amarasi Barat tepatnya Desa Niukbaun

” Kepala Desa Nekbaun Ishak Amnifu atas inisiatifnya dan rasa kepeduliannya atas Ikan Foti, maka kemudian mengundang para Babinsa di wilayah Amarasi Barat, mahasiswa Unkris yang KKN di Desa Nekbaun beserta warga masyarakat Nekbaun diajak kerja bakti membersihkan sampah batok kelapa muda tersebut dan memagari lokasi ditumpuknya sampah sebagai tanda larangan pembuangan sampah di wilayah tersebut tepat pada hari Valentine, Kamis 14 Februari 2019″, titur Jakson Seran

Kepala Desa Nekbaun Ishak Amnifu dikonfermasi zonalinenews via telpon Jumat 15 Februari 2019 pukul 09,.00 wita menjelaskan cara pembuangan sampah ini, para penjual kelapa muda di kota Kupang menyewa mobil angkutan jurusan Baun kemudian membawa sampah tersebut lalu membuangnya di lokasi itu.

Lanjutnya walaupun lokasi pembuangan sampah tersebut bukan ada dalam wilayah desa yang dipimpinnya, akan tetapi semata-mata karena rasa kepedulian yang tinggi atas wilayah Ikan Foti yang setiap tahun saat hujan mengalami longsor karena struktur tanah yang tidak stabil. (*Kontributor: Pdt. Aner Abraham Nitti Runesi) 



TAG