20190219_153104

Teken Kontrak Pengelola Parkir Kota Kupang Wajib Bayar Retribusi 3 Bulan


20190219_153104Zonalinenews- Kupang,- Pejabat Kepala Bidang Menejeman dan Rekayasa Dinas Perhubungan Kota Kupang Yudit Taulo Senin 18 Februari 2019 pukul 13.20 wita menegaskan kepda wartawan sesuai dengan peraturan setiap pengelola parkir wajib membayar kewajiban retribusi parkiran selama tiga (3) bulan.

“Pengelola parkir wajib membayar retribusi parkir selama 3 bulan pembayaran tersebut langsung di rekening bank. Kami hanya menerima slip bukti pembayaran,” ungkap Yudit

ketika ditanya zonalinenews apakah ada pengelola parkir hanya membayar retribusi selama satu atau dua bulan namum dan sesuai peraturan wajib 3 bulan

Yudit menjelaskan untuk hal itu saat ini tidak ada.

” Semuanya sesuai prosedur. Saat ini jumlah pengelola parkir 102 dan sesuai dengan tender. Namun soal parkir lebih baik tanya saja ke Plt kadis perhubungan yaitu Asisten II ,” tutur Yudit.

Plt Kadis Perhubungan sekaligus Asisten II Pemerintah Kota Kupagg, Eli.Wairata ketika dikonfermasi diruang kerjanya Senin 18 Februari 2019 pukul 14.00 wita menjelaskan mekanisme pembayaran retribusi parkir bagi pengelola baik parkir khusus maupun parkir umum pembayarannya dilakukan di Bank NTT.

Menurut Wairata, pembayaran dilakukan 3 bulan pertama setelah pengelola parkir membayar 3 bulan bukti pembayaran ditunjukan ke dinas perhubungan baru dibuatkan kontrak kerja.

“Jadi tidak ada lagi orang dinas perhubungan bisa kontak dengan pengelola parkir. Kalau kali lalu bisa berhubungan namum saat ini tidak lagi pembayaran dilakukan di bank dan perhubungan hanya menerima slip pembayaran saja,” ucap Eli Wairata.

Eli Wairata menambahkan bagi teman-teman sudah terlanjur membayar pada kali lalu dengan uang maka masuk bulan ke empat non tunai lagi tetapi pembayaran dilakukan di bank.

“Supaya jang bersentuhan soal uang dengan perhubungan agar menghilangkan hal-hal negatif. Karena kalau bertemu muka dan melakukan transaksi tunai maka kemungkinan bisa dilakukan negosiasi dan ini yang dihindari sehingga transaksi keuangan lewat bank,”tegas Wairata.

Ketika ditanya zonalinenews bila pengelola parkir hanya membayar retribusi satu atau dua bulan di bank kemudian memberikan slip pembayaran ke dinas perhubungan.

Eli Wairata menegaskan hal itu tidak boleh karena sesuai kontrak wajib tiga bulan baru bisa dibuat kontrak.

“Untuk itu kami akan berkoordinasi dengan bank NTT soal itu. Agar tidak terjadi soal tadi,” ucap Eli Wairata. (*tim)



TAG