IMG-20190226-WA0007

Pedagang Pasar Larantuka Belum Siap, Relokasi Dilakukan Bertahap


IMG-20190226-WA0007Zonalinenews-Larantuka-Pemerintah Kabupaten Flores Timur melalui Dinas Perindustrian Dan Perdagangan (Deprindag) setempat sejak Jumad, , 22 Februari 2019 telah meminta para pedagang agar segera menempati gedung baru Pasar Inpres Larantuka Kelurahan Ekasapta-Larantuka terhitung Senin, 25 Februari 2109.

Selain meyurati, Wakil Bupati Agustinus Payong Boli serta Plt. Deprindag Sipri Ritan mendatangi serta memantau para pelaku pasar.

Sampai tanggal yang ditetapkan, sebagian besar pedagang belum terlihat menempati sejumlah los pasar yang telah disediakan dengan berbagai alasan.

Kepada Zonalinenews melalui sambungan telepon Senin, 25 Februari 2019 Agus Boli, mengatakan bahwa upaya memindahkan pedagangan sesuai waktu yang telah ditetapkan.

“Relokasi tetap jalan. Bisa bertahap sesuai permintaan mereka (pedagang). Intinya mereka pindah. Kita kasih batas waktu sampai tanggal 28 Februari” sebut Boli.

Ia melanjutkan, adanya batasan waktu tersebut mencegah timbulnya biaya sewa lahan penduduk di kelurahan Pohon Bao.

“Pemda kontrak lahan penduduk di kelurahan Pohon Bao untuk pedagang hanya sampai tanggal 28. Jadi tidak boleh ada kontrak baru. Yang melawan dikenai akan dikenai sanksi ” tegas Boli.

Hasan 43, beralasan sementara mengemas mengemas sejumlah barang.
“Barang dagangan, masih saya kemas sedikit-sedikit” ujar Hasan

Pernyataan tak jauh berbeda datang Siti. Pelaku usaha yang sudah 10 tahun menempati pasar Larantuka mengaku kalau dirinya sedikit kesulitan mengevakuasi dagangan. Pasalnya, perempuan asal Makassar ini, memilki jualan dalam jumlah banyak.

“Barang saya banyak, kirim sedkit-sedkit. Tidak mungkin selesai dalam sehari. Butuh beberapa hari. Untuk itu kami minta waktu” sebut Siti.

Sebelumnya diberitakan para pedagang, diminta segera kembali menempati bangunan pasar pasar Inpres Larantuka yang telah selesai dikerjakan sejak Senin.

Namun, sejumlah pedagang terlihat belum menempati los milik mereka setelah dilakukan pengundian dengan berbagai alasan.(*rita)