Penaggulangan Sampah Rumah Tangga Butuh Peran Aktif Lurah


foto : Kepala dinas Kebersihan Kota Kupang, Yeri Padji Kana

foto : Kepala dinas Kebersihan Kota Kupang, Yeri Padji Kana

ZONALINENEWS.COM – KUPANG, Untuk penanggulangan sampah rumah tangga disetiap kelurahan dibutuhkan peran aktik dari Lurah setempat. Sebab, mobil truk operasional milik Dinas Kebersihan Kota Kupang dalam sehari melakukan pengangkutan sampah disetiap bak sampah yang ada sebanyak empat kali. “Pengangkutan sampat disemua titik itu kita sudah tingkatkan menjadi empat kali pengagkutan dalam sehari. Maka itu ada sampah yang tidak terangkut itu adalah sampah – sampah yang dibuang setelah kegiatan pengangkutan oleh petugas kami,” kata Kepala Dinas Kota Kupang Yeri Padji Kana kepada wartawan di Balai Kota Kupang, Senin 11 Februari 2019.

Menurutnya, peran aktif dari para Lurah disetiap kelurahan untuk penanganan ssampah rumah tangga sangat dibutuhkan. Pasalnya, apa bila tidak ada peranserta para Lurah maka penumpukun sampah di titik – titik temapt sampah selalu terjadi. “fungsi Lurah itu berikan sosialisasi kepada masyarakat agar sampah itu harus dibuang ke tempat sampah sebelum waktu pengangutan sampah oleh Dinas Kebesihan. Apa bila hal ini tidak dinformasikan oleh lurah maka masyarakat juga tidak akan pernah tau waktu kegiatan pengangkutan sampah yang dilakukan oleh Dinas Kebersihan,” kata Yeri.

Selain itu, ungkap Yeri untuk menjaga kebersihan sendiri tersebut dikembaklikan juga kepada perilaku masyarakat masing – masing. Karena persoalan sampah itu ada pada masyarakat sendiri. “Nanti saya akan buat pertemuan dengan para Lurah dan Camat untuk mencari solusi yang terbaik dalam penaganan sampah rumah tangga ini. Agar sampah yang kita sudah angkut ini tidak ada lagi tersisah sampah dibeberapa titik – titik tempat sampah yang ada,” paparnya.

Dikatakan, pihaknya juga terus berkomunikasi denga para Lurah agar bisa mengetahui masyarakat disetiap Rt atau Rw yang selalu membuang sampah di tititik – titik tempat sampah tersebut. “Hal ini gunanya agar kita bisa monotoring terjadinya penumpukan sampah atau ada orang dari luar yang buang sampah di tempat itu,” jelas Yeri.

Dia menambahkan, sampah rumah tangga itu sebelum dilakukan pengangutan oleh Dinas Kebersihan, seluruh sampah ditaruh dengan baik dalam karung atau tas pelastik dan dibuang dalam temapat samapah yang sudah disediakan disertiap kelurahan tersebut. Sehingga sampah – sampah itu tidak berserakan ke jalan. “ Jadi disetiap kelurahan itu tempat sampah potensi penumpukan sampah yang berlebihan itu, urah telepon kita dan kita siap angkut. Itu peran dan fungsi Lurah dalam partisipasi untuk penanganan sampah rum,ah tangga disetiap Kelurahan,” pinta Yeri. (*hayer)