Theodora Awalde Taek

Nasibmu 1.712 PTT Kota, Antara Lulus & Belum Terima Gaji


Theodora Awalde Taek

Theodora Awalde Taek

Zonalinenews- Kupang,- Hingga saat ini sebanyak 1.712 Pegawai Tidak Tetap (PTT) lingkup Pemerintah Kota Kupang belum mendapatkan pembayaran gaji selama 3 bulan, terhitung dari bulan Januari – 6 Maret 2019. Pasalnya pembayaran gaji tersebut akan dilaksanakan setelah pengumuman hasil tes.

” Berkas hasil tes sudah di serahkan ke Wali Kota menunggu petunjuk selanjutnya dari pimpinan,”kata Sekertaris Badan Kepegawain Daerah (BKD) Kota Kupang, Paulce Carles Amalo diruang kerjanya Jumat 22 Februari 2019 pukul 10.00 wita.

Menurutnya BKD telah selesai membuat laporan dan telah dikirim ke Wali Kota Kupang.

” Rencananya bulan depan (Maret) akan umumkan hasil bagi PTT yang dinyatakan lulus. Seteleh dinyatakan lulus baru tanda tangan kontrak dan dibayar gajinya dan dari keuangan menghitung,” tutur Paulce.

Sementara Amos Seprianus lewat status Fb menyatakan saat ini nasib PTT sama dengan korban puting beliung yakni terkena musibah, seharusnya pemerintah juga memperhatikan PTT yang belum menerima gaji.

Lanjutnya kami yang kredit motor untuk pakai kerja membersihkan sampah di Kota kupang, sebentar lagi daeler motor tarik kembali.

Ditambahkan BPJS Kesehatan tidak aktif bahkan mau membeli beras untuk anak istri tidak bisa karena mau ambil uang dari mana. Sudah masuk tiga bulan gaji belum di bayar.

Ia menegaskan tolong pemerintah jangan hanya perhatikan yang kena musibah puting beliung saja.

Terpisah Anggota DPRD Kota Kupang, Theodora Ewalde Taek ketika dimintai tanggapannya Rabu 6 Maret 2019 pukul 10.50 wita terkait belum dibayarnya gaji PTT menegaskan Pemerintah berjanji akan membayar gaji PTT awal bulan ini (Maret 2019) namun dirinya menyesalkan sikap Pemeritah Kota, terlambat dalam membuat kontrak hingga berimbas pada dua bulan membayar gaji PTT.

” Saya menyesal dengan sikap pemerintah terkait PTT. Seharusnya pemerintah sudah melakukan seleksi atau kontrak pada akhir tahun sehingga tidak berimbas seperti ini. Apalagi saat ini Pemkot harus merumahkan beberapa orang PTT,” tegas Theodora. (*tim)