Jalan Tengah Malagaro Penghubung Desa Aeramo Roe Terancam Putus


IMG-20190307-WA0010

Zonalinenews- Mbay,- Jalan penghubung desa Aeramo menuju desa Ngege Dhawe Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo terancam putus. Pasalnya lebih dari separuh badan jalan penghubung antar desa terkikis oleh banjir, lantaran intensitas hujan yang terus menguyur daerah tersebut.

Pantauan Zonalinenews Kamis 7 Maret 2019 pukul 12. 00 wita, terdapat dua titik dengan Kondisi badan jalan memprihatinkan. Kendaraan roda empat khususnya mobil truk melintasi jalur ini lebih hati-hati, sebab terjadi penyempitan badan jalan.

Hingga saat ini belum di lokasi tersebut belum terpasang tanda bahaya. Untuk itu bagi Pengendara harus ekstra hati-hati apalagi kendaraan besar bermuatan berat berpotensi akan longsor.

Badan jalan yang nyaris terancam putus berlokasi di jalan tengah Malagaro yang merupakan jalan alternatif bagi warga 4 Desa yakni Desa Aeramo, Desa Ngegge Dhawe, Desa Ratedao dan Desa Boanio.

Salah seorang warga Desa, Aeramo Stefan Tangi kepada zonalinenews mengatakan, badan jalan yang nyaris terancam putus sudah berlangsung lama,

” Yang lebih parah terjadi pada hari minggu 3 Maret 2019 daerah itu diguyur hujan berkepanjangan sehingga mengakibatkan banjir mengikis separuh badan ,” tuturnya

Menurut Tangi, jika badan jalan tersebut tidak segera diperbaiki kemungkinan jalan menuju desanya akan terputus. Pasalnya, ruas jalan tersebut merupakan akses bagi warga Aeramo menuju Roe, Ratedao dan Boanio atau sebaliknya.

” Memang diakui ada jalan lainnya tapi jarak waktu tempuh bertambah jauh dan lama,” ujarnya.

Tangi meminta Dinas PU Penataan Ruang (PUPR) Nagekeo segara memperbaikan jalan ini.

“Warga berharap kepada Bupati Nagekeo segera memperbaiki jalan rusak tersebut,”ungkapnya. (*Nasan)