IMG-20190307-WA0012

Aspirasi Orang Muda Jadi Pemimpin Harus Jujur, Adil, dan Bijaksana


IMG-20190307-WA0012

Penulis Setafanus Tangi, Mahasiwa, Universitas Warmadewa Semester 2

Zonalinenews.com,- Seorang Pemimpin harus memiliki jiwa kepemimpinan yang didukung dari kepribadian yang cakap, cerdas, berani dan relegius. Pemimpin yang baik tidak boleh terlibat dalam konflik berkepentingan. Kriteria dan syarat-syarat pemimpin secara formal sudah diatur dalam Undang-undang. Namun pada intinya, pemimpin yang baik harus memiliki kecerdasan dan ketegasan

Seorang Pemimpin memang telah mendapatkan amanah dari rakyat, untuk mengatur segala urusan yang bersangkutan dengan masyarakat atau rakyat yang di pimpinnya. Oleh karena itu pada jiwa seorang Pemimpin harus melekat kuasa atau otoritas yang menentukan kebijakan dan keputusan. Tapi semua kebijakan dan keputusan harus dijalankan atas dasar iman, dan akal yang sehat.

Pemimpin harus memiliki komitmen yang tinggi terhadap keadilan. Yang di maksud keadilan ialah menimbangkan sama berat, menyalahkan yang salah dan membenarkan yang benar. Jangan yang benar di salahkan dan yang salah di benarkan, itu akan mengakibatkan terjadinya kerusakan, dimana setiap orang yang salah diberi amanah sedangkan orang yang benar dituduh sebagai pembuat onar.

Ketidakadilan akan semakin mempercepat terjadinya kericuhan, kegaduhan, bahkan kehancuran jika di lakukan seorang Pemimpin atau Penguasa,semantara tidak ada satu pihak pun yang memberikan perimbangan pendapat.

Semua keputusan dan kebijakan apa bila terjadi konflik harus berani memberikan pertanggungjawaban yang jelas terhadap masyarakat agar tidak terjadi kesalahpahaman antara rakyat dan pemimpin, namun dengan demikian rakyat tentunya membutuhkan kesejahteraan, bukan penderitaan, oleh karena itu tugas seorang pemimpin, dan fungsi seorang Pemimpin sebagai merencanakan, menciptakan, menjalankan, memutuskan demi untuk kepentingan umun bukan untuk kepentingan pribadi dan kepentingan politik.

Seorang pemimpin juga harus memiliki komunikasi yang baik dan menguasai situasi dalam kondisi apa pun. Dan terpenting, lanjutnya, seorang pemimpin harus bisa menyerap aspirasi masyarakat sehingga melahirkan kebijakan-kebijakan yang pro terhadap masyarakat pula. Demikian juga dalam konteks politik, calon seorang pemimpin wajib memiliki sikap politik yang demokratis dan terbuka.(*)



TAG