IMG-20190310-WA0080

KOMBI GMKI Kupang Gelar PKTK Di Fatukoa.


IMG-20190310-WA0080

Zonalinenews-Kupang,- Komisariat Rabi (Kombi) Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Kupang gelar pendidikan kader tingkat komisariat (PKTK). Kegiatan ini dilaksanakan di GMIT Lez Fatukoa, kelurahan Fatukoa, Kecamatan Maulafa, Kota kupang Nusa tenggara timur (NTT), 8 – 10 Maret 2019.

Ketua panitia, Nefri Bifel, kepada awak media di alun-alun Gmit Luz Fatukoa klasis Kupang bBarat, menyampaikan, tujuan dilaksanakannya kegiatan PKTK itu untuk memperkuat keimanan anggota Komisariat Rabi GMKI kupang.

IMG-20190310-WA0077

“Lewat momentum ini, kita memperkuat kapasitas individu setiap kader Komisariat untuk siap berpelayanan, dan menyampaikan Syalom Allah di 1muka bumi” Ucap Nefry.

Lewat kegiatan ini juga, lanjut Nefry, pengenalan diri dan pengembangan potensi diri masing-masing anggota akan diperdalam, serta mempererat hubungan interaksi social civitas GMKI.

“Menciptakan hubungan baik antara anggota dengan anggota, anggota dengan pengurus komisariat, serta anggota dan badan pengurus cabang. Ini juga kita perdalam” Kata Bifel.

Ditempat yang sama, Ketua Komisariat Rabi GMKI cabang Kupang Teice Benu, menyampaikan, kegiatan itu merupakan program rutin komisariat yang dilakukan setiap tahunnya. Sebab, dinamika kekinian mengharuskan setiap makluk intelektual untuk mampu menguasai berbagai kemampuan.

“Dalam persaingan sekarang, setiap individu tidak hanya dituntut untuk menguasai besic ilmunya. Namun, lebih dari itu kemampuan berberbasis keterampilan menjadi penunjang dalam upaya menguasai dunia persaingan” Pungkas Teice Benu.

Melihat pada pola yang nyata sekarang, lanjut Benu, pendidikan seakan hanya fokus bagaimana menciptakan sarjana golondongan, maka menjadi tentangan tersendiri pada pribadi mahasiswa untuk berusaha memperkaya diri, dengan berbagai macam kemampuan guna menunjangnya di dunia praktisi nanti.

“Menuju tantangan zaman di depan, tentunya menuntut persiapan yang matang. Karena proses ini akan kembali menjawab apa yang menjadi tantangan di dunia kemasyarakatan” Tandasnya.

Teice menambakan, mereka juga hadir menjawab kegelisahan mahasiswa pada wadah belajar, lebih yang diharapkan akan ruang memperkaya diri dengan kemampuan yang tidak didapat dikelas perkuliahan.

“Lewat organisasi yang miliki ciri Kekristenan, kemahasiswaan, dan keindonesiaan dan menyadari seutuhnya bahwa oekumenisme dan nasionalisme harus menjadi tonggak pergerakan, maka GMKI selalu menitik beratkan segala prosesnya pada keteladanan kristus, hadir sebagai organisasi pengkaderan yang mengedepankan sifat amatirnya”Imbuh Teice Benu.

Teice Benu lewat kesempatan itu juga berterima kasih kepada badan pengurus cabang, rekan-rekan pengurus komisariat, anggota, serta senior yang selalu mendukung sehingga kegiatan PKTK dapat berjalan baik. “Terima kasih, Kristus sang kepala Gerakan memberkati kita semua” Tutup Teice.

Data yang berhasil dihimpun pewarta, Materi-materi yang wartakan dalam kegiatan PKTK Rabi adalah Public Speacking, Manejemen diri, pelatihan jurnalistik dan sosialisai MKI GMKI.

Adapun Batasan materi yang dilakukan sesuai ke Empat materi besar diatas adalah Public Speacking difokuskan pada Kemampuan berorasi, dan kemampuan memahami mekanisme debat.

Pada materi Manejemen diri difokuskan pada keterikatan secara psikologis dengan GMKI karena adanya kenyamanan, keamanan dan manfaat yang diperoleh dari GMKI. Lanjutnya Kemampuan merumuskan visi misi pribadi, dan kemampuan menyusun prioritas aktivitas setiap hari.

Pada materi pelatihan Jurnalitik, difokuskan pada kemampuan memahami teknik peliputan, kemampuan memahami nilai-nilai berita dan membuat karangka berita, serta kempuan memahami jenis-jenis berita.

Sementara pada materi sosialisasi MKI GMKI, difokuskan pada kemampuan memahami teknik surat-menyurat sesuai MKI GMKI.

Pantauan Zonalinenews, PKTK dibuka secara resmi oleh Ketua bidang organisasi GMKI Cabang Kupang, Eduard Nautu. Kegiatan ini diikuti dengan baik oleh ratusan anggota Komisariat Rabi GMKI cabang Kupang. (*Erson)



TAG