20190330_175040

Dokter Veronica Tak Tau Siapa Pengedar Foto Uji Lab Bakso Diduga Berformalin


20190330_175040

Zonalinenews-Kupang,- Akibat hasil uji lab beredar di media sosial pelanggan bakso 99 jalan Sudirman Nunleu Kota Kupang berkurang. Pasalnya dalam foto yang viral menyatakan bahwa hasil uji lab bakso 99 diduga menggunakan Formalin.

Menanggapi hal itu Kepala Puskesmas Bakunase Kecamatan Kota Raja Kota Kupang, dr Maria Veronica Ivonnny Ray mengatakan bahwa dirinya tidak mengetahui siapa yang menyebarkan foto hasil uji lab terkait dengan sampel makanan Bakso ke media sosial.

“Kalau soal itu kami tidak tau siapa yang mengedarkan. Hanya dalam puskesmas semua kegiatan kami mesti didokumentasikan sebab bentuk apapun kegiatan tidak cukup hanya laporan tertulis saja, tetapi harus dilampirkan dengan foto,” ucap Dr Maria Veronika Ray ketika diwawancarai Zonalinenews di ruang kerjanya Sabtu 30 Maret 2019 sekira pukul 10.30 wita.

Menurutnya puskesmas Bakunase mempunyai grup sosial media yang sifatnya tertutup untuk publik dimana grup ini berisikan semua kegiatan puskesmas dan lainnya.

” Dalam grup ini kita bisa saling shering dan saling mengingatkan,” ucap dr Veronica.

dr Maria Veronica mengakui bahwa benar puskesmas sedang melakukan uji lab terkait makanan namun uji tersebut baru tahap pertama.

” Itu merupakan kegiatan rutin teman-teman ldalam mengambil sempel jajanan dan makan,” ucap dr Maria Veronica.

Ketika ditanya wartawan terkait foto uji lab makanan bakso yang berader di media sosial , dr Maria Veronika menjelaskan bahwa foto tersebut ada di grup tapi yang menyebarluaskan ke publik dirinya tidak mengetahui siapa penyebarnya.

” Saya mengatakan kepada teman-teman di puskesmas, ini pembelajaran buat kita, ketika saya ditanya siapa yang menyebarkan menjawab saya tidak tau dan yang pasti dokumen itu adanya di grup puskesmas Bakunase. Soal penyebar perlu pengkajian yang dalam,” ungkap dr Maria Veronica Ray.

Sebelumnnya diberitakan Penanggungjawab Depot Bakso 99 Sutarno menyatakan tak pernah menggunakan Formalin pada bakso yang disajikan.

” Usaha ini sudah berjalan 30-34 tahun yang ngak mungkin saya pakai Formalin,” tutur Sutarno.

Untuk menampik tundingan dugaan menggunakan Formalin Sutarno membawa 300 pentolan Bakso 99 untuk diuji di lab Balai POM dan saat ini masih menunggu hasilnya.

” Hasilnya masih menunggu dari Balai POM, Jadi hasil lab nya Senin atau Selasa. Kalau Negatif mengandung Formalin maka saya upaya hukum. masa mas siang mereka datang ambil sampel terus sorenya langsung viral hasil lab di medsos ada maksud apa ini , ” tanya Sutarno.

Sementara Sekertaris Dinas Kesehatan Kota Kupang Rudi Priyono mengaku tidak tau siapa penyebar foto hasil uji Lab di puskesmas Bakunase.

” Ada Uji makanan bakso di Puskesmas itu namum tahapan setelah dari puskesmas dilakukan lagi pengujian di lab yang berstandar yaitu lab Dinas Kesehatan Propinsi NTT atau Balai POM. (* tim)