Foto : Kegiatan Jumpa Pers LPSK Mendengar di Hotel Aston Kupang

LPSK Gelar Kegiatan LPSK Mendengar Di Kota Kupang


Foto : Kegiatan Jumpa Pers LPSK Mendengar di Hotel Aston Kupang

Foto : Kegiatan Jumpa Pers LPSK Mendengar di Hotel Aston Kupang

ZONALINENEWS.COM – KUPANG, Ketua Lembanga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) Hasto Atmojo Suroyon mengatakan, Kota Kupang adalah daerah kedua yang menjadi tujuan lokasi penyelengara LPSk Mendengar karena ada sejumlah saksi dan korban yang mendapat layanan LPSK dari data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukan angka tindak pidana di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) tersebut sangat tinggi. Yaksni, pada tahun 2018 lalu mencapai 6.729 kasus. Sedangkan permohonon saksi dan korban yang masuk ke LPSK baru mencapai 69 persen. Menurutnya, Kegiatan LPSK Mendengar di Kota Kupang ini adalah kegiatan kedua Kali digelar kerena sebelumnya kegiatan serupa tersebut sudah dilaksanakan di Jakarta. “Jadi Kota Kupang ini menjadi daerah kedua tujuan lokasi penyelenggaraan kegiatan LPSK Mendengar,” kata Hasto kepada di Hotel Aston Kupang saat jumpa pers, Rabu 6 Maret 2019.
Hadir pada kesempatan itu Ketua LPSK Hasto Atmojo Suroyon, Waskil Ketua LPSK Antonius PS Wibowo dan Livia Istania DF Iskandar serta Sekertaris Jendral nLPSK Noor Sidharta.
Menurut Hasto, kegiatan LPSK Mendengar ini akan digelar selama tiga hari, yakni sejak Rabu 6 Maret – Jumat 8 Maret 2018 di Hotel Aston Kupang. “Kegiatan ini agar LPSK bisa mendengar pengeluhan dan kritikan dari saksi dan korban yang ada di Kota Kupang,” ungkapnya.
Dikatakan Hasto, mengingat minimnya saksi dan korban kejahatan yang memanfaatkan layanan LPSK dirasa perlu mendekatkan jangkauan layanan dengan cara yang ditempuh antara lain membuka seluas – luasnya akses masyarakat untuk mendapatkan layanan LPSK. “Ada sejumlah terobosan yang dilakukan untuk lebih mendekatkan layanan LPSK ke masyarakat. Ya salah satunya kegiatan LPSK Mendengar ini dan sambil menunggu pembentukan LPSK Perwakilan,” jelasnya.
Sementara itu Wakil Ketua LPSK Livia Istania DF Iskandar menambahkan, kegiatan acara LPSK Mendengar ini akan diundang para mitra kerja mulai dari aparat penegak hukum, kelompok masyarakat sipil, dan organisasi korban. Kerena sebagai mana diketahui terdapat beberapa tindak pidana yang menmdapatkan perhatian khusus dari LPSK di Provinsi NT. “Sepeti tindak pidana perdagangan orang, kekerasan seksual, penganiayaan dan korupsi,” paparnya.
Selain itu juga dia menjelaskan, kegiatan LPSK Mendengar yang digelar di Kota Kupang ini bertujuan untuk mengetahui pandangan dari para mitra strategis. Apakah LPSK masih berada dijalurnya atau perlu pembenahan dalam pemberian perlindungan dan bantuan saksi dan, atau korban kejahatan. “ Masukan dan kritikan yang disampaikan akan menjadi bekal unutuk kita melakukan perbaikan – perbaikan sistem kerja LPSK kedepan. Apa lagi acara ini dihadiri banyak instansi yang bersinggungan langsung dengan LPSK,” ujar Livia. (*hayer)