IMG-20190424-WA0012

12 Saksi Parpol Walk Out, Tolak Lanjutkan Pleno Rekapitulasi PPK Abal


IMG-20190424-WA0012

Zonalinenews – KALABAHI – 12 saksi Parpol melakukan aksi walk out dan menolak melanjutkan rekapitulasi perhitungan suara tingkat PPK Alor Barat Laut (Abal) Kabupaten Alor Provinsi Nusa Tenggara Timur

“Alasan kami karena banyak indikasi permainan yang diduga dilakukan oleh KPPS diseluruh TPS di Kecamatan Abal. Rekapitulasi dilakukan tengah malam saat saksi sudah pulang baru mereka mainkan sendiri,” kata saksi Partai Garuda Rachmad Marweki di halaman Aula Kantor Kecamatan Rabu, 24 April 2019 pagi.

Menurutnya, penyelenggara tingkat bawah diduga telah mengatur caleg-caleg tertentu untuk mendapatkan suara.

“Contoh, kalau kami bawa masuk orang tidak diperbolehkan padahal anak kandung kami sendiri, tapi kalau orang-orang tertentu, KPPS bisa antar masuk untuk coblos. Berikutnya, ada pengakuan masyarakat yang memilih kami tapi suara kami tidak ada. Kami semua minta agar buka kotak dan hitung ulang,” ucap Marweki.

Senada juga disampaikan saksi Partai Kebangkitan Bangsa Safrudin Tonu yang menginginkan agar seluruh kotak suara dibuka dan dilakukan perhitungan ulang.

“Faktor yang membuat kami menduga ada kecurangan karena C1 KWK katanya terbatas, 2 hari baru kami bisa mengambilnya. Dari rentan 2 hari ini kami menduga bisa saja terjadi perubahan C1 Plano. Ada juga kotak suara beraa dirumah ketua KPPS, terjadi dibeberapa TPS dan kita menjemput C1 disana,” ungkap Safrudin Tonu.

Lanjutnya, dari rentetan peristiwa inilah, para saksi menginginkan pembuktian kebenaran dan keadailan dengan membongkar seluruh kotak suara DPRD Kabupaten/Kota untuk dihitung kembali.

“Kalau tidak mau, sejumlah parpol sudah sepakat untuk menolak pleno dan dibuatan berita acara. Kita akan pleno dan buka kotak di KPU nanti,” tegas Opa sapaan akrab Safrudin Tonu.

Dari pantauan media hanya ada 4 saksi yang bertahan dan melanjutkan pleno rekapitulasi diantaranya Partai Golkar, Partai PDI Perjuangan, PPP dan Partai NasDem (*pepenk)