66da4047c3b284fe88002c564ec48866.0

Mahasiswa Teknik Sipil Undana Diminta Tingkatkan Kompetensi Bidang Kontruksi


66da4047c3b284fe88002c564ec48866.0

Zonalinenews-Kupang,- Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Nusa Cendana (Undana) diminta meningkatkan kompetensi, khususnya di bidang konstruksi bangunan. Untuk meningkatkan kompetensi, mahasiswa teknik sipil dibekali dengan Sistem Informasi Belajar Intensif Mandiri Bidang Konstruksi (Sibima).

Permintaan itu disampaikan Sutri Rahayu ketika membacakan sambutan Kepala Balai Penerapan Teknologi Konstruksi Direktorat Jenderal Bina Konstruksi Kementerian PUPR, Cakra Nagara, ST., MT., ME pada kegiatan Fasilitas Distance Learning Bidang Konstruksi di Universitas Nusa Cendana yang dilaksanakan di Ruang Teater, Rektorat Undana, Rabu 10 April 2019.

Cakra Nagara meminta para alumni dan mahasiswa teknik sipil agar meningkatkan kompetensi melalui Sibima.

“Mahasiswa yang memiliki sumber daya konstruksi agar memilih beberapa bidang konstruksi, seperti badan usaha asosiasi, nawa cita, standarisasi bidang konstruksi dan lainnya,” pinta Cakra.

Presiden Indonesia, Joko Widodo telah menyebut tahun ini (2019) kata Cakra harus 100 ribu sertifikat diberikan kepada para tenaga atau sumber daya instruksi.

Untuk itu, ia menyarankan agar mahasiswa harus mengikuti Sibima dengan baik untuk mendapatkan sertifikat tersebut.Ekonomi digital, internet of things, artificial intelegence dan lainnya harus dimanfaatkan sebaik mungkin.

Sementara Ketua Prodi Teknik Sipil, FST Undana, Tri W. R. Sir, ST, M. Eng ketika membuka kegiatan tersebut menyebut, kegiatan Sibima sudah dilakukan dua atau tiga kali di Undana.

Kegiatan ini kata Tri , dapat memenuhi target Presiden Jokowi bagi para alumni dan mahasiswa untuk memiliki sertifikat. Karena, menurutnya, target 100 ribu sertifikat sangat banyak.

“Bersyukur bisa mendapatkan kesempatan dari Balai Penerapan Teknologi Konstruksi Direktorat Jenderal Bina Konstruksi Kementerian PUPR, sehingga para mahasiswa bisa mengikuti Sibima dan mendapatkan sertifikat,” ucap Tri.

Tri mengaku, sangat mendukung kegiatan tersebut, karena di NTT, banyak sekali pembangunan, khususnya ada sekitar 7 bendungan yang dibangun. Karena itu, membutuhkan tenaga dan jasa sumber daya arsitek. Ia juga berharap, mahasiswa dan alumni bisa disiplin mengikuti Sibima, sehingga dalam jangka waktu satu tahun, sertifikat bisa diperoleh. Ia menyebut, untuk mendapatkan pekerjaan, para mahasiswa dan alumni perlu memiliki sertifikat, selain ijazah. Sertifikat, katanya, akan menjadi pelengkap ijazah untuk mendapatkan pekerjaan.

Sementara perwakilan dari Balai Penerapan Teknologi Konstruksi Direktorat Jenderal Bina Konstruksi Kementerian PUPR, Sutri Rahayu, SE dalam penjelasannya tentang Sibima Rekonstruksi dalam Penyiapan Tenaga Ahli dalam Menghadapi Revolusi Industri 4.0, memaparkan, NTT termasuk daerah yang memiliki pembangunan yang cukup banyak.

Tujuh bendungan menurutnya menjadi tangangan bagi alumni arsitek agar bisa bersaing.

“Jangan sampai tenaga ahli dari luar NTT yang didatangkan, sementara ahli di NTT tidak, untuk itu perlu agar alumni dan mahasiswa setelah ini bisa mendapat sertifikat kompetensi,” paparnya.

Ia menyebut, fungsi sertifikat sebagai pengganti satu tahun pengalaman kerja. Selain itu, sebagai pendamping ijazah saat melamar pekerjaan.

“Uji kompetensi, teman-teman harus punya satu tahun pengalaman kerja, tetapi kalau Sibima, teman-teman bisa langsung uji sertifikasi,” uarainya.

Ia menyebut, saat ini sedang dilakukan percepatan Sibima dalam jangka waktu 3 tahun.

Sutri Rahayu menjelaskan, pelaksanaan DL-SIBIMA melibatkan banyak pihak, antara lain: LPJK, perguruan tinggi, asosiasi dan pemerintah provinsi. Peserta yang lulus DL-SIBIMA akan mendapatkan Sertifikat Pelatihan dengan waktu pembelajaran setara 50 jam.

Lanjutnya manfaat utama Sertifikat Pelatihan DL-SIBIMA bagi masyarakat antara lain: Pertama, Bagi pemilik Sertifikat Kompetensi (SKA) Bidang Konstruksi. Sertifikat DL-SIBIMA memiliki nilai 25 poin SKPK (Satuan Kredit Pengembangan Keprofesian) berguna untuk CPD (Continuing Professional Development) tenaga ahli (Perlem LPJKN no. 13/2014 jo Perlem LPJKN no. 07/2017).

Kedua, Bagi Freshgraduated S1/D4. Sertifikat DL-SIBIMA bagi freshgraduates S1/D4 dapat digunakan untuk mengikuti uji kompetensi Ahli Muda tanpa harus magang 1 tahun. (SE Ka. LPJKN no.: 04/SE/LPJK-N/II/2015). Ketiga, bagi calon sarjana teknik (S1/D4/D3). Sertifikat DL-SIBIMA bagi calon freshgraduates S1/D4/D3 dapat digunakan sebagai masukan SKPI (Surat Keterangan Pendamping Ijazah). Dan, keempat, bagi masyarakat jasa konstruksi. KM-SIBIMA seperti perpustakaan online bidang konstruksi diperuntukan untuk seluruh masyarakat jasa konstruksi. Turut hadir perwakilan dari Balai Penerapan Teknologi Konstruksi Direktorat Jenderal Bina Konstruksi Kementerian PUPR, Dwi Citra Hapsari, S. Pd, Riyan Gunawan Indranata, A. Md, Casmirah dan Elly Aryati. (*Humas Undana)