IMG-20190413-WA0018

Pesan Ustadz Abu Bakar Wahab Pada Peringatan Isra Mi’raj Man Kalabahi


IMG-20190413-WA0018

Zonalinenews – KALABAHI – Isra Mi’raj merupakan suatu peristiwa yang diperingati umat muslim dalam rangka untuk semakin mengokohkan rasa cinta terhadap Nabi Muhammad SAW,terhadap diri dan agama yang dianut.

“Peringatan Isra Mi’raj juga sebagai momentum bagi seorang muslim untuk menjalankan satu kewajiban yakni shalat. Kalau tuntutan lainnya itu melalui malaikat Jibril, sementara shalat ini diminta khusus agar Nabi Muhammad SAW sendiri yang menerimanya dihaapan Allah,” ungkap Ustadz Abu Bakar Wahab, S.Sos.I saat menyampaikan hikmah Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW di Madrasah Aliyah Negeri 01 Kalabahi Sabtu, 13 April 2019 pagi.

Abu Bakar menambahkan, seseorang yang melaksanakan shalat diibaratkan dia sementara berkomunikasi secara vertikal dengan Allah SWT.

“Jadi orang yang tidak shalat itu resikonya sangat besar baik di dunia dan diakhirat. Resiko di dunia ya keberkahan hidup tidak ada, Allah tidak memberikan ruang untuk dia hidup dibuminya Allah. Tetapi kalau dia shalat, maka jelas di mata Allah dia termasuk orang-orang yang takwa. Resiko akhirat bagi orang yang tidak shalat, mereka akan dimasukan kedalam neraka selama 30 tahun. Jadi rugilah bagi orang yang tidak shalat,” beber Uztadz Abu.

Lanjutnya, di dalam kubur dan di yaumul kiamah, shalat yang akan pertama kali dipertanyakan sehingga bagi yang tidak shalat bisa mengukur dirinya sendiri.

“Jadi sebenarnya substansi dari Isra Mi’raj it sendiri mengingatkan kembali kesadaran umat akan pentingnya shalat, disamping menumbuhkan cintanya kepada Allah, agama, nabi dan dirinya,” ujarnya lagi.

Kepada sisa MAN Kalabahi, Abu Bakar juga berpesan agar menjadikan shalat menjadi nafas hidup. Shalat merupakan tiang agama.

“Yang menegakkan tiang agama adalah kita sendiri karena kedepannya tantangan agama semakin luar biasa. Ditangan generasi islam ini lah islam bisa jaya atau tidak. Kalau sudah disiplin dengan shalat, perbuatan ataupun prilaku apapun akan tercermin disitu. Shalatnya baik, akhlaknya baik, pun sebaliknya kalau tidak shalat. Selama hayat masih dikandung badan, lakukanlah shalat,” pesan Abu.

Diakhir hikmahnya, Abu Bakar Wahab juga mengajak kepada pemilih milenial agar dapat menggunakan hak pilihnya sesuai hati nurani pada pemilu 2019 ini.

“Pilih pemimpin yang betul-betul amanah, pemimpin yang ahli dibidangnya, pemimpin paling tidak mendekati kriteria yang dimiliki Rasulullah yakni sidoq, fatonah, tablikh, amanah sebab, setiap pemimpin akan dimintai pertanggungjawabannya dihadapan Allah” tutupnya. (*pepenk)