IMG-20190429-WA0063

Wakapolres Buka Turnamen Sepak Bola Persap Alor Legend


IMG-20190429-WA0064

Zonalinenews -Kalabahi – Wakapolres Alor Kompol M. Arif Sadikin. S.I.K membuka turnamen sepak bola Persap Alor Legend di Lapangan Mini Kalabahi Senin, 29 April 2019 Petang.

Turnamen yang digagas para mantan punggawa Persap Alor ini hanya melibatkan 5 club yakni Roda FC, Cijantung FC, AS Rapiko, Tapal Batas FC dan Indonesia Muda FC.

Disela pertandingan perdana, Wakapolres Alor saat ditemui media menyampaikan agar juara bukan merupakan tujuan utama dari turnamen ini melainkan jiwa sportifitas dalam permainan.

“Apapun kelebihan kawan maupun lawan harus diakui. Yang kalah harus berbesar hati menerimanya dan menjadikannya sebagai pelajaran dan yang menang bukan menjadi hura-hura. Ini harus ditanamkan dalam diri setiap olahragawan,” ujar M. Arif.

Dirinya juga berharap agar penonton dan semua yang terlibat dalam turnamen ini untuk tetap menjaga keamanan dan ketertiban dan keamanan selama gelaran ini berlangsung.

“Tadi saya juga sempat berpesan kepada wasit agar bersikap adil dalam memimpin pertandingan agar tidak menimbulkan polemik atau perselisihan yang kurang baik. Kalau semua berjalan baik Insya Allah kedepan kita akan gelar turnamen Kapolres Cup,” ungkapnya.

Sementara ketua panitia Samsudin Bara mengatakan konsep awal digelarnya turnamen ini sebenarnya adalah pertandingan eksebisi.

“Namun dorongan kuat dari eks pemai Persap maka kami3 bersepakat melakukan turnamen mini dengan hanya mengundang beberapa tim saja. Ini pun tanpa persiapan yang matang,” kata Samsudin.

Menurutnya, selain mencari bakat-bakat muda, pertandingan ini juga bisa saja menjadi ajang untuk mempersiapkan tim Persap Alor dalam menghadapi turnamen El Tari Memorial Cup nantinya.

Senada juga disampaikan mantan pemain Persap Alor Alimudin Sengaji ketika dihubungi media mengatakan apa yang dilakukan saat ini merupakan hal hebat serta kecintaan mereka pada sepak bola.

“Sekali lagi, ini hal hebat ditengah lesunya persepakbolaan di Alor. Ini momentum dimana semangat, kepedulian mereka meski ditengah keterbatasan dalam menyelenggarakan turnamen ini,” tegas Vetor sapaan akrabnya.

Ia menambahkan, even ini juga sangat memberikan aura positif bagi generasi muda untuk bisa mengembangkan bakat yg mereka miliki, bukan saja untuk pemain tetapi ada yang lebih penting lagi yakni lahirnya pelatih-pelatih muda berbakat yang selama ini terpendam.

“Paling terpenting lagi adalah dimana turnamen ini telah menghadirkan tontonan hiburan bagi para penikmat sepak bola di Alor itu sendiri,”sambungnya

Vetor juga berharap agar pengurus Askab bisa lebih sensitif untuk bisa melihat ini sebagai cikal bakal lahirnya turnamen-turnamen berikutnya, juga sebagai bentuk tanggung jawab mereka terhadap perkembangan sepak bola di Nusa Kenari.

“Kalau bukan Askab siapa lagi, kalau bukan sekarang kapan lagi,” pungkas Vetor singkat. (*pepenk)