IMG-20190420-WA0016

Wanita Berhijab Ditengah Perarakan Tuan Meninu, Sebuah Toleransi Tanpa Sekat


IMG-20190420-WA0019

Zonalinenews.Com, Larantuka – Perarakan Patung Tuan Meninu atau lebih dikenal dengan Prosesi Laut Juma’d 19 April 2019 tidak seperti biasa.  Seorang wanita berhijab terlihat berada di tengah  rombongan umat Katolik ketika menghantar Tuan Meninu  dari Pantai Kuce Pohon Sirih  menuju Armida untuk ditaktahkan.

IMG-20190420-WA0018

Berada ditengah mayoritas umat Katolik, mengenakan hijab berwaran krem pucat, dipadu kemeja hitam berlengan panjang sedikit tergulung serta ditemani seorang pria wanita ini terlihat tenang. Sesekali ikut menundukan kepala. Gestur tubuhnya tidak menampakan perasaan risih ataupun canggung.

Meski penampilan busananya terlihat kontras ia tetap mengikuti seluruh rangkaian perayaan Devosi Iman hingga selesai seperti lasimnya pesiarah lain. 

Ketika didekati awak media, perempuan yang kemudian diketahui bernama Titi Viviani asal Jakarta, 
mengatakan kalau keberadaanya di Larantuka mengikuti ajakan teman. 

‘Saya ke sini (Larantuka) diajak teman  yang mau mengikuti Perayaan Semana Santa. Kami berjumlah 7 orang” Jelas Viviani.

Tiba di Larantuka sejak Rabu kemarin, Wanita Muslimn berkulit bersih dan baru pertama kali menjejakan kaki di Kota Reinha mengaku merasa sangat senang  dapat menyaksikan secara langsung berbagai keanekaragaman budaya yang ditsmpilkan.

‘Saya baru pertama kali datang. Saya merasa sangat senang di sini,  bisa menyaksikan langsung berbagai keanekaragaman budaya” ujarnya.

Ia mengapresiasi serta mengharapkan apa yang telah ada (toleransi) terus dipertahankan hingga bisa menjadi contoh di daerah lain.

Keberadaan umat beragama lain dalam mengikuti Perayaan Pekan  Semana Santa bukan menjadi batu sandungan. 

Pasalnya, pemeluk Katolik dan Muslim diketahui sudah ada sejak jaman dahulu. Pertalian darah lewat kawin-mawin menjadi alasan utama relasi sosial yang harmonis tanpa sekat. (*tim).