20190505_110513

Apresiasi Penyelenggara Pemilu, Rektor UMK Tolak Pengarahan Massa


20190505_110513

Zonalinenews-Kupang,- Rektor Universitas Muhammadiyah Kupang (UMK)DR Zainur Wula, S.Pd, M.Si Sabtu 4 Maret 2019 pukul 12.39 Wita diruang kerjanya ketika dikonfirmasi terkait situasi kebangsaan saat usai pemilu 17 April 2019 lalu mengapresiasi setinggi- tingginya bagi Penyelenggara Pemilu serta TNI POLRI yang secara bersama telah melaksanakan tugasnya secara baik dan maksimal.

“Apresiasi setinggi-tingginya juga kami sampaikan bagi seluruh masyarakat Indonesia yang telah memberikan hak konstitusionalnya untuk memilih Presiden dan wakil Presiden dan para Calon Legislatif dan DPD di seluruh Indonesia dari berbagai tingkatan yang situasi dan kondisinya sangat aman dan nyaman,” jelas Zainur Wula.

Sebagai Pimpinan Universitas Muhamamadiyah Kupang , DR Zianur Wula menyerukan bagi para konstenstan Pemilu dan para Caleg serta masyarakat Indonesia agar menyerahkan sepenuhnya proses perhitungan suara dan proses pengumuman pemenang pemilu kepada Komisi Pemilhan Umum ( KPU).

” Jika ditemukan sesuatu yang tidak benar serta dianggap melanggar oleh Konstestan atau para peserta Pemilu (Parpol) dan para calon itu dilakukan dengan cara Konstitusional,” jelas DR Zainur Wula.

” Kami ( Univeritas Muhammadiyah Kupang) sepenuhnya menolak siapapun dengan cara apapun yang tidak konstitusional, termaksud pengerahan massa atau melakukan aksi-aksi yang sangat membahayakan keutuhan Nasional,” tegas Zianur Wula.

Rektor UMK menambahkan kita harus bersatu padu untuk menjaga persatuan dan kesatuan, menjaga stabilitas negara.

“Jadi semua itu harus dilakukan dengan cara konstitusional. Ada Banwaslu, ada Aparat Penegak Hukum , ada Mahkamah Kanstitusional. Disanalah penyelesaiannya tapi tidak dengan cara inkonstitusional,” ucap Rektor UMK.

Sebagai Rektor Univesitas Muhamamadiyah Kupang, DR Zainur Wula, S.Pd, M.Si menghimbau kepada semua pihak agar menenangkan diri menjaga suasana masyarakat, Bangsa dan Negara agar selalu dan tetap kondusif agar Bangsa ini bisa mengejar pertumbuhan ekonomi lebih cepat.

Pasalnya kata DR Zainur Wula, S.Pd, M.Si Pertumbuhan ekonomi sangat tergantung stabilitas.

“Jadi stabilitas dan pertumbuhan adalah dua sisi yang tidak bisa dipisahkan,” ungkap DR Zainur Wula, S.Pd, M.Si.

Ketika ditanya terkait Proses Pemilu apakah berlangsung jujur dan adil …?

Rektor UMK menjelaskan kalau pemilu berjalan jujur dan adil atau tidaknya tergantung dari masyarakat , konstestan dan Partai Politik yang mengikuti.

” Jujur dan adil harus melakukan proses-proses. Tidak sekedar kita menuding siapa yang benar dan siapa yang salah. Kalau punya data dan bukti silahkan menempuh mekanisme konstitusional jangan kita menyebarkan hal-hal yang tidak benar yang terus merugikan masyarakat dan Bangsa ini,” jelas Dr Zianur Wulla.

Diakhirnya wawancaranya Rektor Univeritas Muhammadiyah Kupang, DR Zianur Wula memohon bersama untuk menjaga persatuan dan kesatuan Bangsa yang sangat mahal harganya ini, agar kita bisa mengejar ketertinggalan kita dengan bangsa lain di dunia ini.

” Pemilihan Umum ini hanya salah satu upaya atau ajang untuk mencari pemimpin Nasional di berbagai level tanpa itu kita tidak bisa dan ini adalah caranya . Untuk itu kita tunggu saja hasilnya,” tutup DR Zainur Wula. (*tim)