IMG-20190514-WA0049

Bukan Sekedar Festival


IMG-20190514-WA0049

Oleh Piter Hadjon,SH

Zonalinenews,- Sekali mendayung dua tiga pulau terlampaui, mungkin itu maksud Pemda Flotim dalam hal ini Dinas Pariwisatanya. Mumpung ada Perayaan Semana Santa sekalian gandol indit bikin Festival agar bisa memperkenalkan budaya dan hasil kerajinan Flores Timur secara keseluruhan. Sebenarnya fitrahnya tidak salah dan sah- sah saja, apalagi kalau tujuannya benar untuk kemajuan Pariwisata Flotim.

Tapi menjadi patut dipertanyakan tatkala penyelenggaraan Festival tersebut tidak berdampak apapun, bahkan terkesan menghamburkan uang, Faktor berdekatan dengan Pilpres dan sedikitnya animo masyarakat bahkan peziarah semana santa seperti tidak tertarik juga, mejadi Festival ini gatot, alias gagal total.

Untuk kota kecil seperti Larantuka, hal- hal tersebut sangat sensitiv, apalagi penyelenggaraan Festival ini murni didanai dari APBD. Bukan tanpa alasan banyak pihak yang mempertanyakan, dikarenakan ada prioritas- prioritas yang lebih penting dari sekedar penyelenggaraan Festival- Festival. Misalnya masalah pengentasan Kemiskinan, tentu saja itu juga sangat reasonable kenapa masyarakat menjadi nyinyir, ada apa segitu ngototnya bikin Festival. Kemudian beredarlah angka- angka sebagai nilai Dana APBN yang disuntikkan ke Dinas Pariwisata,yang menjadi polemik karena sangat tidak relevan dengan kondisi Flotim saat ini.

Seandainya Festival ini didanai dari sponsorship yang merupakan hasil lobby – lobby Bupati atau petinggi Flotim, saya pribadi angkat jempol, artinya benar bahwa memang ada usaha maksimal untuk penyelenggaraan ini, misalnya Sponsor rokok atau minuman keras sekalipun, toh tidak dilarang di Flotim, dan Flotim bukan daerah muslim, seperti Bali juga.

Coba kita bandingkan dengan Banyuwangi, kalau membandingkan dengan Bali terlalu jauh karena Bali memang kota Pariwisata dan sudah sangat mapan dalam penyelenggaraan serupa. Banyuwangi dalam hal ini sebagai kota pariwisata pendatang baru, bukanlah hal mudah untuk membuat kota tersebut menjadi kota Festival, bukan tidak melalui pertentangan yang luar biasa, awalnya Bupati juga dicerca sana sini menjadikan Banyuwangi menjadi kota Festival sepanjang tahun. Tapi kepiawaian Azwar Anaz dan kiprahnya tidak diragukan dengan menyadari konsekwensi secara real. Infrasruktur dibenahi dulu, dan secara keseluruhan Banyuwangi termasuk daerah yang makmur di Jatim. Sekarang sponsor antre untuk menjadi penyandang dana di setiap Festival karena promonya mengena bahkan dijadikan komoditi tour dengan omset yang tinggi sampai ke Luar negeri. Bupati Banyuwangi bisa membuktikan kepada masyarakat bukan sekedar Festival menjadi tontonan PNS di lingkungan kerjanya tapi sekarang sudah benar- benar mendunia. Saya punya harapan seperti itu untuk Flores Timur, entah tulisan saya ini dibaca atau tidak, tapi dari lubuk hati yang paling dalam, marilah kita mengasah kepekaan kita, Flores Timur ini milik kita semua, bukan segelintir orang, turunkan ego dan napsu untuk mengeruk kepentingan pribadi. Ada banyak hal yang lebih penting dari sekedar sebuah Festival .(*)



TAG