Jaksa Akui Laporan KRBF Berdampak Hukum, Janji Segera Tindaklanjuti


IMG-20190510-WA0035

Zonalinenews.Com, Larantuka Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari)  Larantuka Misbach melalui Kepala Seksi Intel (Kasie) Intel  Anas Rustamaji mengakui 9 point laporan dugaan yang disampaikan ormas Koalisi Rakyat Bersatu Flotim (KBF) memilki dampak hukum.

IMG-20190510-WA0034

“Berbagai dugaan temuan yang disampaikan KBRF tentunya berdampak hukum dan itu sangat membantu kami,” sebut Rustamaji kepada Media Kamis, 9 Mei 2019.

Ia mengatakan, timbulnya persoalan hukum baik pidana maupun perdata akibat perbuatan melawan hukum

“Saya katakan ini bukan asal atau kemauan saya  pribadi melainkan berdasarkan aturan hukum. Jelas ada indikasi ke sana karena perbuatan melawan hukum,” katanya.

Lanjutnya, pernyataan serupa telah disampaikan  KBRF sebelumnya di bulan Februari 2019 namun belum ditindaklanjuti oleh Kejaksaan setempat karena bertepatan dengan moment Pekan Semana Santa serta gawean politik.

Dalam pandanganya, laporan KBRF sebagai Ormas yang memilki legalitas tentunya sangat membantu Kejaksaan dalam melaksanakan Pulbaket serta ditindaklanjuti. 

“Pertama saya menyambut baik  KRBF yang sudah bersatus badan hukum karena sudah didaftarkan dan itu membantu kami dalam penangnan kasus tindak pidana Korupsi, karena lebih legal dan bisa dipertanggungjawabkan,” ujar Kasie Intel.

Selain itu, pengganti Jaksa Ale Kasie Intel sebelumya mengatakan sebagai Anggota Forkompimda serta tim TP4D pihaknya telah memberi sejumlah masukan ke Pemerintah Daerah dalam menyikapi berbagai persoalan. 

“Sebagai anggota Forkompimda dan TP4D, kami telah memberikan berbagai masukan kepada Pemda. Termasuk rencana pembangunan gedung DPRD,” jelas Kasie Intel.

Ia berjanji, akan segera mendalami temuan KRBF.

“Setelah ini kita akan fokus, dalami lebih lanjut kesalannya sebatas itu atau lebih?  Yang salah katakan salah, Karena banyak laporan, nantinya kita akan buat skala prioritas. Intinya kita sama-sama berjuang untuk kebaikan Flores Timur dan saya mohon bantuan bersama,” tutup Rustam. 

Sebelumnya Ormas KRBF yang dipimpin Purnawirawan Polwan Maria Sarina Romakia dan Peren Lamanepa serta Orator Pastor Gusti, Kanisius Soge, Hendrikus Hali Ata Goran, Tadon Kedang,  Syarir MD, Benta da Silva, dan Vero Lamahoda dalam aksi unjuk rasa di Kejaksaan Negeri Larantuka Kamis, 9 Mei 2019 meminta Kejaksaan setempat segera menindaklanjuti laporan dugaan persoalan hukum di Flotim.

Selain mendatangi Kejaksaan, Maria Romakia Cs juga melakukan demo di Kantor Bupati dan berakhir di Gedung DPRD setempat. (*tim)