Mahasiswa STPM Ursula Ende Kuliah Lapangan di Desa Tana Langi


IMG-20190530-WA0025

Zonalinenews. com – Ende,- Sebanyak 40 Mahasiswa STPM Ursula Ende program Ilmu Sosiatri A 3 semester II A mengikuti kuliah lapangan di Desa Tana Langi, Kecamatan Lepembusu Kelisoke (LEPKES) , Kabupaten Ende Jumat 24 Mei 2019. Kegiatan ini didampingi 4 orang pendamping dan seorang dosen dengan waktu pelaksanaan kegiatan selama 3 hari terhitung dari Jumat 24 Mei 2019.

IMG-20190530-WA0024

Ada beberapa kegiatan yang dilakukan oleh mahasiswa dalam kuliah lapangan seperti kerja bakti , diskusi kampung, penataan perpustakaan Paud dan penataan papan nama desa serta kegiatan lainnya.

Salah seorang mahasiswa. Yansinta Ma’u menjelaskan tujuannya dari kegiatan kuliah lapangan untuk menemukan atau mencaritau masalah-masalah yang dialami oleh warga Desa Tana Langi.

” Masyarakat mungkin belum menyampaikan kepada Kepala Desa atau Pemerintah lainnya, sehingga dengan kegiatan ini warga setempat bisa menceritakan masalahanya agar dicari solusinya sehingga keluhan tersebut bisa disampaikan ke Pemerintah,” tutur intan sapaan akrabYansinta Ma’u saat diwawancarai zonalinenews Minggu 26 Mei 2019.

Tujuan kedua kata intan, untuk memenuhi persyaratan mata kuliah teknik fasilitasi.

Kegiatan kerja bakti, diskusi kampung masyarakat selalu ikut terlibat bersama karena masyarakat merasa bangga terhadap mahasiswa STPM Ursula Ende yang sudah bergabung di Desa Tana Langi. “Kegiatan ini warga memberikan apresiasi untuk Mahasiswa, Lembaga Kampus STPM Ursula Ende dan para dosen-dosennya,” ungkap Intan.

Intan menjelaskan dari kantor desa menuju Dusun II jaraknya 2 KM , namum kondisi jalan tidak begitu bagus dan ektrim sehingga dirinya kesulitan melalui jalur tersebut.

” Ketika hari kedua saya dan teman tidak mampu untuk berjalan kaki karena baru pertama kalinya saya merasakan yang begitu ekstrim jalannya.Tetapi saya merasa bersyukur karena berasal dari daerah dataran yang rata sehingga belum pernah merasakan seperti yang dirasakan oleh masyarakat di Dusun Detubela Desa Tana Langi,”keluh intan.

Lanjut Intan mengungkapkan walaupun sangat cape karena jalannya mendaki dan ekstrim, tapi mahasiswa tetap bersabar untuk menghadapi itu semua kerena kami adalah pemberdaya masyarakat,”ungkapnya.

Intan merasa prihatin dengan keadaan jalan yang ditempuh oleh masyarakat di Desa Tana Langi karena jalan banyak yang rusak dan sangat ekstrim.

Pantauan Zonalinenews Sabtu 25 Mei 2019 kondisi jalan saat ini ada yang sudah ada rabat namun ada juga yang belum. Rabat sudah dipasang, banyak mengelupas dan menyisakan tanah. Hal itu cukup menyulitkan warga untuk melintas pada saat musim hujan tiba terutama saat membawa hasil pertanian maupun urusan penting lainnya ke luar Desa .

Warga berharap kerusakan jalan itu segera mendapat perhatian serius dari pemerintah.(*Nasan Kua)