Foto Kunjungan Pansus DPRD Kota Kupang Ke Taman Tirosa

Pekerjaan Taman Tirosa Jadi Temuan Pansus DPRD Kota Kupang


Foto Kunjungan Pansus DPRD Kota Kupang Ke Taman Tirosa

Foto Kunjungan Pansus DPRD Kota Kupang Ke Taman Tirosa

ZONALINENEWS.COM – KUPANG, Pekerjaan Pembagunan Taman Tirosa (Segman V) RTBL di Kota Kupang bersumber anggaran dari APBD Kota Kupang tahun 2018 selinai Rp. 7. 819. 485. 000, 00 yang dikerjakan oleh PT. Monodon Pilar Nusantara diduga tidak sesuai RAP. Sebab, pekerjaan yang sudah dinyatakan rampung 100 persen oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum Dan Pemukiman Rakyat (PUPR) Kota Kupang tersebut masih ada kenjangalan pada beberapa item pekerjaan. Hal ini dikatakan Ketua Panitia Khusus (Pansus) Dewan Perwakilan rakyat Daerah (DPRD) Kota Kupang Adrianus A. Talli kepada wartawan di Gedung DPRD Kota Kupang usai Kunjungan Pansus ke lokasi proyek tersebut, Rabu 15 Meni 2019.
Hadir pada kunjungan tersebut yang di pimpin oleh Ketua Pansus DPRD Kota Kupang Adrianus A. Talli didampingi oleh Wakil Ketua Pansus Seyto Ratuarat serta Anggota Jr. John GF. Seran, Maria magdalena Saloe, Benyamin M. Mandala, Jemari Yoseph Dogon, Padron A. S. Paulus, yuvensius tukung, Maudy J. Dengah, Mauridz A. Kalelena, Theodora Ewalda Taek dan Nithanel Pandie.

Adrianus A. Talli mengatakan, pelaksanaan pekerjaan Taman Tirosa Segmen V itu yang menelan anggaran miliaran rupiah ini secara kasat mata sangat bagus. Namun secara teknis dalam pekerjaan tersebut belum memenuhi keinginan yang kita harapkan, sehingga besok Pansus akan memangil pihak Dinas PUPR Kota Kupang untuk mendengar apa yang menjadi temuan Pansus di lapangan. “Besok itu Pansus akan melakukan klarifikasi itu bukan hanya saja persoalan pembangunannya. Tetapi, mulai dari proses awal tender pekerjaan pembagunan Taman Tirosa Segmen V,” kata Politisi Pdi Perjuangan itu.

Menurut Adrianus, Pansus DPRD Kota Kupang akan menelusuri pekerjaan Taman Tirosa Segmen V tersebut sejak awal proses tender itu seperti apa sehingga pekerjaan Taman Tirosa ini menghasilkan kontraktor dari luar Kota Kupang. “Kita Pansus tuntut Taman Tirosa yang memeliki air mancur ini harus bisa beroperasi . Dan Dinas PUPR harus bisa membuktikan air mancur ini bisa berfungsi dengan baik itu harus dibuka air mancurnya, sehingga selama satu bulan air mancur itu bertahan atau tidak, atau air mancur ini bisa beroperasi sesuai dengan perencanaan awal,” ungkap Anggota DPRD Kota Kupang III periode itu.

Dia menjelaskan, kegiatan Pansus tersebut lebih melihat kepada persoalan fisik yang ada dilapangan. Namun, Pansus akan sandingkan hasil temuan dilapangan dengan LHP BPK. “Ketika ditemukan ada penyalagunaan anggaran pada pekerjaan ini Pansus bisa merekomendasi dari pihak pemerintah untuk didakan pemeriksaan khusus yang kita anggap tidak memenuhi sarat,” Papar Adrianus. (*hayer)