PSI Alor Loloskan Satu Caleg Ke Batu Nirwala


IMG-20190511-WA0010

Zonalinenews – Kalabahi – Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Alor Haris Kay menyampaikan, ada 1 caleg PSI yang berhasil lolos ke Batu Nirwala dalam pemilu legislatif 17 April lalu.

Meskipun tidak lolos ambang batas parlemen 4 persen di Pusat, Haris meyakini, lolosnya caleg PSI di tingkat DPRD menjadi langkah awal untuk Pemilu 2024 mendatang.

“Saya meminta kepada para pengurus khususnya lagi para caleg untuk tidak putus asa. Tetap menjaga suara PSI meskipun kandas melewati parliamentary threshold. Lolosnya caleg kita ini adalah modal politik yang harus kita rawat,” ujar Haris kepada Media Sabtu, 11 Mei 2019 pagi.

Haris pun membeberkan, dari hasil pleno tingkat Kabupaten, PSI mendapat kursi di Dapil I, wilayah pemilihan Teluk Mutiara dan Kabola.

“Caleg kami hanya berkompetisi di 3 dapil dari 4 dapil yang ada yakni dapil 1, 2 dan 4. Alhamdulillah, caleg kami atas nama Donny M Mooy lolos dan menempati kursi ke 8 dari 9 kursi untuk dapil 1,” ungkapnya.

Haris berharap kepada seluruh kader dan caleg yang tidak lolos agar tetap semangat dan bersatu dalam perjuangan.

“Saya yakin kalian sangat mencintai PSI. Perlu juga digarisbawahi, tidak ada suara yang terbuang sia-sia. Aspirasi masyarakat dan juga kita semua harus diperjuangkan,” ucap Haris Kay.

Menurut dia, keberhasilan PSI menempatkan 1 caleg di parlemen merupakan wujud konkret kepercayaan masyarakat kepada partainya.

“Ingat, setelah duduk di kursi empuk, jangan langsung mengidap penyakit lupa. Janji politik harus ditunaikan. Nilai kejujuran dan sifat melayani selalu terpatri dalam diri setiap anggota dewan yang siap menjadi pelayan untuk rakyatnya, pelayan yang selalu mengutamakan kepentingan rakyat di atas kepentingan pribadi dan golongan,”harapnya.

Ia juga tidak lupa menyampaikan ucapan terima kasih kepada DPD, DPC relawan dan seluruh seluruh simpatisan pendukung caleg PSI yang telah bekerja maksimal disetiap dapil.

“Apresiasi juga kami berikan kepada penyelenggara pemilu, TNI/Polri dan semua stakeholder yang sudah bekerja menyukseskan pemilu serentak ini sehingga bisa berjalan aman dan damai. Kalaupun ada gesekan dan perbedaan itu merupakan riak kecil dalam dinamika berdemokrasi,” tutup Haris Kay. (*pepenk)