IMG-20190522-WA0011

PWPM NTT GELAR BUKA PUASA BERSAMA


IMG-20190522-WA0011

Zonalinenews- Kupang, Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah PWPM Gelar Buka Puasa bersama di Gedung Dakwah Muhammadiyah NTT. Selasa 21 Mei 2019.

Dalam agenda buka bersama,Ketua Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah PWPM NTT, Amin Tahir, S.Pd. menyampaikan bahwasannya Pelaksanaan Buka Bersama sebagai agenda silaturahmi di Bulan Ramadhan.

” Ada beberapa agenda lanjutan dari Kegiatan buka bersama hari ini, yakni Pembagiaan Sembako Ramadhan, Santunan Terhadap Anak Yatim, lounching warung fastabiq serta Pelatihan Pengusaha Muda Muhammadiyah,” tambah Amin

Rencana kegiatan ini akan kami laksanakan pada tanggal 26 mendatang. Olehnya itu, kata Amin pertemuan hari ini, kami dari PWPM telah bersepakat bersama sama untuk menyukseskan kegiatan di maksud.

Sebagai Pemuda Muhammadiyah di wilayah ini, tidak hanya aktif pada pelaksanaan ibadah mahdah saja akan tetapi ada ibadah sosial lainnya, agar efek dari ramadhan dapat kita nikmati bersama sebagai bentuk aksentuasi kita sebagai hamba tuhan yang beriman. Tandas Amin.

Buka Puasa bersama juga di selingi dengan Tausiah sebelum berbuka oleh Suhardi Anas,S.Pd.I.dalam tausiah yang disampaikannya, sebagai gerakan Pemuda, nilai nilai kita beragama harus kita tingatkan sebagai ciri manusia taqwa. Intisari dari pesan spiritual singkat ini adalah kita harus lita’arafu (saling kenal menganal), lita’arahum (saling kasih sayang), dan lita’awanu (saling tolong menolong). Sebagai orang muda, esensi dari tiga poin sebagai kunci kita berfastabiqul khairats. Tambah suhardi.

Disela sela buka puasa, Ketua PWPM NTT juga merespon terkait PENGUMUMAN hasil akhir REKAPITULASI Pemilu oleh KPU RI.
Sebagai penyelenggara Negara sudah selesai menyelesaikan tugas dengan tuntas, kita beri apresiasi kepada lembaga terkait yang menjalankan amanah undang undang secara baik.

Adapaun masyarakat sebagai representasi dari kedaulatan rakyat tidak menerima kepetusan KPU, kami menghimbau , silahkan menepuh jalur hukum secara konstitusional. MK adalah jalan satu satunya sebagai ending dari ketidakpuasan rakyat terhadap keputusan KPU tersebut.

Kita hindari hal hal yang berbau anarkis, karena itu sangat melanggar norma dan aturan hukum yang berlaku. Sebagai anak bangsa, mari kita pupuk kembali persatuan dan kesatuan,” tutup Ketua PWPM. (*Fatur)