IMG_6454 - Copy

Remaja Mempunyai Hak Memilih Masa Depannya Sendiri


IMG_6454 - Copy

Zonalinenews-Kupang,- 12 Mei 2019–Plan International Indinesia (PII) bersama dengan Circle of Imagine Society (CIS) Timor memberikan pelatihan peningkatan kapasitas untuk para remaja di tiga kabupaten di Nusa Tenggara Timur, yaitu Kabupaten Lembata, Kabupaten Sikka, dan Kabupaten Nagekeo, untuk mampu menyusun rencana masa depannya sendiri melalui program BLOOM.

Program Better Life Options and Opportunities Model (BLOOM) atau disebut program MAPAN (Memilih Masa Depan) didesain untuk menyasar remaja usia 13-19 tahun, terutama anak-anak sponsor (SC), anak putus sekolah, anak marginal, dan anak disabilitas, termasuk anak sekolah, baik laki-laki maupun perempuan.

Namun, program ini mengutamakan keterlibatan anak-anak perempuan karena PII adalah organisasi dengan fokus utama kesetaraan bagi anak perempuan.
Program ini bertujuanuntuk memberikan akses informasi terkait kesehatan reproduksi dan seksual, perilaku berisiko, serta keterampilan hidup.

Program ini juga diharapkan mampu berkontribusi dalam menurunkan angka perkawinan anak dengan memberikan pemahaman tentang kesehatan reproduksi, kehamilan yang tidak diinginkan, perilaku berisiko, serta pemahaman tentang migrasi yang aman.

Selain menawarkan serangkaian aktivitas yang pada akhirnya dapat membantu remaja mampu memilih dan memutuskan masa depan mereka yang lebih baik, program BLOOM ini sangat mendorong remaja untuk aktif dan mampu bicara di tingkat desa, antara lain: diskusi remaja dan kelas bakat minat. Diskusi remaja dilaksanakan secara reguler setiap minggunya, dengan dua topik bahasan yaitu ‘Pilih Masa Depanmu!’ dan ‘Siap Bekerja!’.

Tak hanya remaja yang didorong untuk berani menyuarakan pendapatnya di depan forum, masyakarat desa juga secara tidak langsung diajak untuk lebih sering mendengar suara remaja dalam pengambilan keputusan.

Setelah melaksanakan serangkaian kegiatan reguler seperti diskusi remaja dan kelas bakat minat di tingkat desa, remaja akan melaksanakan kegiatan wisuda yang merupakan akhir dari program BLOOM di setiap tahapannya.

Kali ini kegiatan wisuda remaja BLOOM dilaksanakan serentak di tiga kabupaten pada tanggal 11-12 Mei 2019. Dalam kegiatan ini juga berkumpul para remaja yang telah mengikuti diskusi remaja di setiap desa di tingkat kecamatan ataupun di tingkat kabupaten untuk saling mengenal dan mengikuti rangkaian acara seni, serta mengikuti pelatihan singkat tentang pengenalan masuk ke dunia kerja. Selain kegiatan pentas seni dan seremoni kelulusan, para remaja dibekali dengan keterampilan untuk menulis Curriculum Vitae (CV) dan surat lamaran kerja.

“Melalui proyek BLOOM, Plan International Indonesia ingin memberikan akses informasi dan kesempatan bagi anak muda di Nusa Tenggara Timur untuk dapat lebih mempersiapkan diri mereka untuk masa depan yang lebih baik. Kami ingin remaja memahami macam-macam risiko dan konsekuensi dari segala tindakan yang akan diambil terhadap masa depan mereka, terutama dalam hal kesehatan reproduksi dan perilaku berisiko. Selain itu, mereka juga dibekali cara persiapan dan keterampilan untuk memasuki dunia kerja,supaya mereka bisa lebih dini merancang masa depan ,” ujar Dini Widiastuti, Direktur Eksekutif Plan International Indonesia.
(*tim)